10 Kota Paling Toleran Versi Setara Institute, Salah Satunya ada di Jawa Tengah

0
Kota Salatiga
Kota Salatiga. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Setara Institute kembali merilis laporan indeks kota toleran (IKT) tahun 2020. Rilis ini disusun dengan melihat berbagai praktik toleransi di kota-kota yang ada di Indonesia.

“Yang disebut kota toleran itu adalah kota yang pemerintah kotanya memiliki visi, rencana pembangunan, serta kebijakan yang inklusif, mendukung keberagaman, serta mempraktikan dan memajukan toleransi, baik dalam bentuk perencanaan maupun pelaksanaan,” ungkap Hlili, peneliti Setara Institute dalam peluncuran IKT 2020, Kamis (25/2/2021).

Halili mengatakan ada 94 dari 98 kota yang menjadi obyek kajian Setara Institute, sebab sisa kota lainnya adalah kota administrasi di Jakarta yang tidak memiliki kewenangan politis. Scorsing menggunakan skala numerik 1-7. 1 artinya paling buruk dan 7 artinya paling baik.

Baca juga:  Pesan Profetik dari Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, Pdt. Timotius Arifin dan Pdt. Dr. Rubin Adi untuk GBI Victorious Family di Usia yang ke-29

Hal yang cukup menarik dalam IKT 2020 ini adalah pertukaran posisi peringkat satu dan dua.

Saat ini peringkat pertama ditempati oleh Kota Salatiga dengan skor 6,717. Sebelumnya dalam IKT 2018, Salatiga menempati posisi kedua.

Sedangkan peringkat kedua ditempati Kota Singkawang dengan skor 6,450. Bila dilihat dalam IKT 2018, Singkawang menempati posisi pertama.

Peringkat ketiga ditempati oleh Kota Manado dengan skor 6,200. Peringkat keempat ditempati Kota Tomohon dengan skor 6,183. Peringkat kelima ditempati Kota Kupang dengan skor 6,037. Peringkat keenam ditempati oleh Kota Surabaya dengan skor 6,033.

Kemudian peringkat ketujuh ditempati oleh Kota Ambon dengan skor 5,733. Peringkat kedelapan ditempati oleh Kota Kediri dengan skor 5,583. Peringkat kesembilan ditempati oleh Kota Sukabumi dengan skor 5,546 dan peringkat kesepuluh ditempati oleh Kota Bekasi dengan skor 5,530.

Baca juga:  Maraknya Peredaran Narkoba Disaat Covid-19, Jefri Tambayong Meminta Tokoh Agama Tingkatkan Peran Penyuluhan

Bonar Tigor Naipospos, Wakil Ketua Setara Institute mengungkapkan Setara Institute telah mengeluarkan laporan IKT sebanyak 4 kali yaitu tahun 2015, 2017, 2018 dan 2020.

Sementara itu Wali Kota Salatiga, Yuliyanto bersyukur atas predikat yang diberikan kepada Salatiga. Ia lihat apa yang diperoleh Salatiga sebagai kebanggaan sekaligus tantangan untuk dipertahankan.

Yuliyanto mengungkapkan keberhasilan Salatiga mendapatkan predikat sebagai kota paling toleran karena kerjasama semua pihak dengan tidak membuat kebijakan yang diskriminasi. “Semua Forkompinda, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat saling sinergi. Semua satu tujuan demi toleransi,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here