3 Cara Kalahkan Godaan Dosa

0
Ilustrasi dosa
Ilustrasi dosa. (Foto: istimewa)

Jakarta – Dosa senantiasa dekat dengan kehidupan manusia, tinggal memilih apakah mau tergoda dan masuk dalam ‘kubangan’ dosa atau melawan godaan dosa yang datang. Ev Khoe Sing Lung dalam ibadah Minggu (9/5/2021) GBI Victorious Family di Hotel Orchardz, Jakarta Pusat pukul 09.00 mengingatkan jemaat tentang pentingnya mengenal Tuhan lebih dalam agar tidak tergoda melakukan dosa.

Ev Khoe membagikan tiga cara kalahkan dosa. Pertama, berdoa. Menurutnya, di tengah godaan dosa yang begitu banyak doa adalah cara pertama untuk membentengi diri supaya tidak jatuh kedalamnya, seperti yang tertulis dalam Matius 26:41.

Kedua, lanjut Ev Khoe adalah membaca firman Tuhan. Firman Tuhan penting dibaca, direnungkan dan dilakukan setiap hari supaya bisa mengetahui apa yang Tuhan ingin lakukan dalam kehidupan serta mengetahui larangan-Nya.

Baca juga:  Nubuatan Reinhard Bonnke kepada Ps Abraham Conrad Supit yang Kini Jadi Kenyataan

“Firman Tuhan adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Sebab kita hidup di dunia ini pasti menemui jalan-jalan yang gelap dan dalam kehidupan pasti ada masalah. Firman,” ungkapnya.

Apabila menemui kesulitan hidup, kata Ev Khoe tetap semangat dan berjuang supaya bisa keluar dari masa-masa tersebut. Sebab, Tuhan tidak akan memberikan masalah yang melampaui kekuatan manusia. “1 Korintus 10:13. Pencobaan yang kita alami sebenarnya adalah biasa, percaya kita bisa melewatinya asal kita mau setia pada Tuhan,” katanya.

Baca juga:  Ibadah Perdana GBI Victorious Family Fame Hotel Serpong, Ps Abraham Conrad Supit “Terus Beriman dan Berpengharapan Kepada Yesus Kristus”

Ketiga, memiliki komunitas yang baik. Ev Khoe menyitir ayat dari 1 Korintus 15:33 ‘Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.’ Komunitas menjadi kunci penting. Ketika hidup di tengah komunitas yang baik maka akan ikut menjadi baik, begitu pun sebaliknya.

“Kalau kita memiliki komunitas yang baik kita tidak akan terssat atau melakukan hal-hal yang tidak baik,” pesannya.

Usai pemberitaan firman Tuhan dilanjutkan dengan puji-pujian dan doa berkat. Setelah itu ibadah kembali diadakan pada pukul 11.00 dengan pembawa firman Tuhan Ps Petra Fanggidae.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here