7 Pedoman yang Perlu Diingat dalam Pernikahan

0
Pernikahan
Ilustrasi : Dalam sebuah pernikahan pasangan diminta untuk siap secara fisik, mental dan finansial

Jakarta – Menikah bukan hanya bicara soal cinta, tapi juga dibutuhkan kesiapan secara fisik, mental dan finansial. Couple and Family Counselor Ani Widjaja dalam webinar “Reboot Ketika Terlalu Sering Ribut 2”, Selasa (23/2/2021) mengatakan pernikahan berbeda jauh dengan pacaran karena akan ada banyak konflik. Namun, konflik tersebut ada agar pasangan semakin berkembang.

“Pernikahan yang hebat bukanlah ketika pasangan yang sempurna datang bersamaan. Namun ketika pasangan yang tidak sempurna belajar untuk menikmati perbedaan mereka,” ungkapnya.

Ani menjelaskan ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum masuk dalam dunia pernikahan. Sebab setelah menikah yang harus dipikirkan bukan hanya diri sendiri lagi melainkan juga istri atau suami dan anak. “Dua hal mendasar dalam mempersiapkan maupun membangun pernikahan adalah mindset dan skill,” katanya.

Baca juga:  Presiden Jokowi Teken PP Hukuman Kebiri Ditanggapi Pimpinan Gereja

Ani kemudian membagikan 7 pedoman yang perlu diperhatikan pasangan sebelum masuk dalam jenjang pernikahan yang disingkat menjadi sebuah kata yaitu KEKASIH.

Adapun penjelasannya, K = Komitmen, E = Emosi dan Ego, K = Keuangan, A = Anak, S = Seks dan Saya Menjadi Kita, I = Intimasi dan H = Harapan.

Ani menjelaskan untuk mampu menerapkan KEKASIH ini dibutuhkan komitmen yang tinggi. Sebab menikah hanya sekali untuk seumur hidup. Dirinya pun mengutip perkataan dari seorang filsuf Loo Tzu. “Sangat dicintai oleh seseorang memberi Anda kekuatan, sementara mencintai seseorang yang sangat memberi Anda keberanian,” jelasnya.

Baca juga:  MUNAS MUKI 2021 Tetap Berjalan dan Dilakukan Secara Daring

Dalam webinar ini juga ada pasangan selebriti Marsha Manopo n istri yang memberikan kesaksian tentang kehidupan pernikahan mereka. “Marsha dan pasangan walaupun sering bersama bukan tidak ada masalah. (Misalnya) pas berantem sebelum syuting, tapi (ketika syuting) mereka tetap profesional. Konflik justru semakin menguatkan mereka dan dengan konflik mereka belajar menghadapi masalah bersama,” kata Ani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here