74 Tahun Gereja Toraja, Sinode yang Sudah Menghasilkan Banyak Pimpinan

0
Gereja Toraja
Kantor Sinode Gereja Toraja. (Foto: Istimewa)

Toraja Utara – Tahun ini Gereja Toraja memasuki usia pelayanan yang ke-74. Hal itu kemudian disyukuri lewat ibadah syukur HUT ke-74 Gereja Toraja yang dipimpin oleh Ketum PGI Pdt. Gomar Gultom di Pusat Pelayanan Tangmentoe, Toraja Utara, Kamis (25/3/2021).

Dalam sambutannya, Pdt Gomar Gultom bersyukur karena dalam perjalanannya Gereja Toraja telah banyak menghasilkan banyak pimpinan.

“Sampai saat ini Gereja Toraja telah menghasilkan pimpinan di lingkungan teologia, dari Ketua Umum PGI, Sekertaris Umum PGI, GMKI, GAMKI utusan kader dari Gereja Toraja. Saya percaya Gereja Toraja terus menjadi pelopor dalam kegiatan teologia. Gereja Toraja yang sekarang mengatakan kami harus memberi dan menyumbang dari keterbatasan. Hal ini merupakan pelajaran bagi kita semua gereja-gereja yang ada di Indonesia,” kata Pdt. Gomar Gutom dalam ibadah HUT yang dikutip dari kanal Youtube Sinode Gereja Toraja, TS Channel, Jumat (26/3/2021).

Pdt. Gomar mengajak semua umat untuk bisa terus menjadi berkat bagi sesama dengan senantiasa menciptakan perdamaian, dan peduli.

Baca juga:  GKJW Berikan Buah-buahaan Untuk Tenaga Medis Rumah Sakit di Malang

Dalam kesempatan yang sama, Pdt. Gomar juga melantik panitia Sidang Raya PGI ke-18 yang akan dilaksanakan di Toraja bulan November 2024. Ia meminta dalam pelaksanannya pihak panitia bisa melibatkan para tokoh dari agama lain, masyarakat adat dan semua denominasi gereja yang ada.

Di sisi lain, dalam HUT Gereja Toraja yang ke-74 ini juga diresmikan Gedung Pusat Pelayanan Tangmentoe, Lembang Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara.

Ketua Umum (Ketum) Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt. Musa Salusu bersyukur gedung Tangmentoe yang telah memakan waktu pembangunan selama 3 tahun dapat diresmikan. Ia berterima kasih kepada para donatur yang telah membantu.

“Dari total anggaran Rp 10,5 miliar tersebut, total sumbangan dari para donatur mencapai Rp 8,5 miliar dan masih kekurangan sekitar Rp 2 miliar. Semua Pendeta Gereja Toraja juga berperan aktif dengan memberikan persembahan bulanan bagi pembangunan pusat Pembinaan Gereja Toraja ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Media Kristen Harus Mampu Membangun Iman Pembaca

Di sisi lain, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan berterima kasih kepada Gereja Toraja atas sinergisitas yang dibangun bersama pemerintah selama ini.

“Selama saya menjadi pelayan masyarakat sangat menikmati toleransi kerukunan umat beragama, dimana Gereja Toraja menjadi salah satu pelopor menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Selain itu, kehadiran Gereja Toraja dalam lingkup pemerintahan sangat dirasakan kehadirannya, di mana progaram gereja Toraja bersinergi dengan program pemerintah,” kata Kalatiku.

Kalatiku pun bersyukur Toraja khususnya Gereja Toraja dipilih sebagai tuan dan nyonya rumah Sidang Raya PGI tahun 2024. Ia berharap panitia dapat mempersiapkan semuanya dengan baik sekaligus bisa menjadi ajang promosi budaya Toraja kepada para tamu maupun peserta sidang yang hadir.

“Oleh sebab itu, pengurus yang baru saja dilantik mari kita bersama bekerjasama mewujudkan sidang raya yang termegah, yang akan kita padukan dengan budaya Toraja,” pesannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here