Abanita Kaban Menjadi Pendeta Perempuan Pertama di GKJ Yeremia Depok

0
GKJ Yeremia
Tangkapan layar Penahbisan Pdt. Abanita Kaban di Youtube Channel GKJ Yeremia

Depok – Abanita Kaban S.Si menjadi pendeta pertama di Gereja-gereja Kristen Jawa (GKJ) Yeremia Depok. Pendeta berdarah Karo ini ditahbiskan setelah menjalani masa vikaris selama beberapa waktu. Pdt. Abanita menjadi pendeta jemaat menggantikan Pdt. Em. Eddyson SWN yang telah emiritus tahun 2019.

“Ini merupakan penahbisan pendeta kedua setelah 28 tahun (GKJ Yeremia) dewasa. Ini juga spesial karena pertama kali yang ditahbiskan adalah pendeta perempuan berdarah Karo. Ini menunjukkan GKJ Yeremia menerima segala suku,” sambutan Ketua Majelis GKJ Yeremia dalam dalam ibadah penahbisan, Sabtu (13/2/2021).

Ibadah penahbisan ini digelar dengan dua cara. Pertama secara onsite dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi tamu undangan. Kedua secara online melalui live streaming Youtube.

Dalam khotbah sulungnya, Pdt. Abanita mengambil tema “Terimalah Ajakan-Nya” (Matius 11:25-30). Ia mengatakan sumber kelegaan hanya ada di dalam Tuhan. Untuk itu umat harus mau merendahkan diri dan menerima panggilan Tuhan. “Kunci kelegaan adalah mau menerima ajakan Tuhan Yesus,” katanya.

Baca juga:  Antara Digitaliasi dan Iman Jemaat di Lingkungan GKJ

Namun, lanjut Pdt. Abanita menerima ajakan Tuhan berarti juga harus mau memikul kuk-Nya. Kuk ini sebagai lambang umat mau diajar dan dididik serta dibimbing Tuhan dalam setiap sendi kehidupan. “Ditahbiskannya saya menjadi pendeta bukan berarti saya lebih tinggi dari jemaat, tapi justru kita sama-sama memilul kuk untuk maju bersama di dalam Tuhan dengan talenta masing-masing,” katanya.

“Terima ajakan-Nya dengan bersama sepikir dengan Yesus, terus belajar kepada-Nya, dan berusaha melakukan kehendak-Nya,” tambah Pdt. Abanita.

Menutup khotbahnya, Pdt. Abanita mengajak umat menyanyikan PKJ 177 “Aku Tuhan Semesta.”

Baca juga:  Millenials Family Conference, Perlengkapi Pasangan Milenial dalam Membangun Kehidupan Pernikahan

Dalam ibadah yang dipimpin pendeta konsulen GKJ Yeremia Pdt. Rudy Arinta (pendeta jemaat GKJ Ebenhaezer) dan Pdt. Em. Eddyson SWN ini turut hadir beberapa pendeta Klasis Jakarta Bagian Barat, Klasis Jakarta Bagian Timur, dan MPH PGIS Depok.

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam sambutannya mengajak GKJ Yeremia dan para pendeta GKJ untuk terus bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pemkot berharap GKJ Yeremia terus menjalin sinergi terutama untuk kepentingan dan kesejahteraan warga depok. Berharap para pendeta juga ikut mensosialiasikan kampanye kesehatan yang sedang digalakan oleh Pemkot,” ajak Wali Kota yang diwakili Seksi Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Depok, Diah Haerani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here