Ada Covid-19, Joko Widodo Bersyukur Bisa Melalui Tahun 2020

0
Presiden, Ir. H. Joko Widodo, bersyukur dan optimis Covid-19 pasti berlalu

Jakarta – Awal tahun 2020, mayoritas negara – negara di dunia, dipaksa untuk memerangi virus Covid-19 yang telah lebih dahulu menjangkiti masyarakat Kota Wuhan, Cina diakhir tahun 2019. 

Covid-19 terdeteksi sudah berada di Indonesia, 2 Maret 2020, dan langsung diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo.  “Ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia. Dicek di sana ternyata positif Corona. Tim di Indonesia langsung menelusuri,” kata Presiden, di Jakarta, Senin (2/3).

Setelah itu, perkembangan penularan Covid-19 di Indonesia, terus meningkat. Pemerintah terus bekerja keras untuk melakukan pemutusan penularan dengan banyak cara, diantaranya, di awal – awal tahun 2020, diputuskannya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Pemerintah mengatur pembatasan berbagai kegiatan dan bepergian masyarakat, serta kegiatan ekonomi yang ada. Juga dianjurkan, bagi yang ingin berkegiatan untuk memakai masker, tetap menjaga jarak dan sering mencuci tangan.

Baca juga:  Peduli Terhadap Sesama Lewat Gerakan Dapur Rakyat

Berbagai usaha yang telah dilakukan pemerintah, sampai Presiden Joko Widodo mengakui bahwa 2020 merupakan tahun yang berat, karena sampai malam pergantian dari tahun 2020 ke 2021, penularan Covid-19 masih terus terjadi. Walau begitu, di pidato menjelang pergantian tahun, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat Indonesia tetap bersyukur bisa melalui tahun 2020 ini. 

“Kita semua mencatat 2020 sebagai tahun ujian yang amat berat. Alhamdulillah kita mampu menghadapinya dengan ketegaran. Kita mampu beradaptasi dengan cara-cara baru agar wabah ini bisa kita atasi dan permasalahan perekonomian bisa kita selesaikan satu demi satu,” ujar Jokowi yang ditonton di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis malam, 31 Desember 2020.

Baca juga:  Anies Baswedan: Kebhinekaan Itu Ciptaan Tuhan

“Pemerintah akan terus bekerja keras mengendalikan kasus Covid-19. Vaksinasi juga akan segera dilakukan di pertengahan Januari 2021 untuk mencapai kekebalan komunal, sehingga penyebaran Covid-19 bisa kita hentikan,” katanya.

Presiden, tidak lelah untuk diberbagai kesempatan mendorong masyarakat untuk disiplin, bahkan melakukan atau menerapkan protokol Kesehatan dengan ketat, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. “Jangan lengah, jangan menganggap remeh. Dengan kesehatan masyarakat yang pulih, kepercayaan dunia meningkat, maka pemulihan ekonomi akan terjadi di tahun 2021,” paparnya.

Dalam pidato akhir tahun itu, Joko Widodo, memberikan imbauan agar masyarakat merayakan tahun baru di rumah, sebagai bentuk tanggungjawab dalam mencegah penyebaran Covid-19.

 “Selamat Tahun Baru 2021, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here