Akankah penggenapan Alkitab segera terjadi seiring banyak negara Arab berdamai dengan Israel?

0
ilustrasi : negara-negara semenanjung Arab sudah mulai melakukan hubungan diplomasi dengan Israel.

JERUSALEM, Israel – Sejak penandatanganan Perjanjian Abraham antara Israel dan dua negara Arab, banyak yang berspekulasi Arab Saudi mungkin akan segera menyusul, tetapi ada faktor lain yang sekarang berperan.

Baru seminggu ini, dilansir dari CBN News, Jumat (11/12/2020) waktu setempat, seorang Pangeran Saudi, Turki Al-Faisal, Mantan Kepala Intelijen Saudi secara tak terduga mengecam Israel selama konferensi keamanan di Bahrain, “Kemitraan Keamanan Baru di Timur Tengah. Mereka mengaku ingin berteman dengan Arab Saudi. Namun semua pemerintah Israel adalah yang terakhir dari bagian Barat yang menjajah Timur Tengah. Sejak deklarasi balfour, mereka telah secara paksa mengusir penduduk Palestina setelah tahun 1948 perang, ”kata Pangeran Turki Al-Faisal.

Pangeran Turki Al-Faisal. (sumber : moslemtoday)

Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi, berbicara melalui video setelah pangeran. “Saya ingin menyampaikan penyesalan saya atas komentar perwakilan Saudi, menteri luar negeri, saya tidak percaya bahwa itu mencerminkan semangat dan perubahan yang terjadi di Timur Tengah,” kata Ashkenazi.

Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi. (sumber:wikipedia.com)

Dore Gold, mantan duta besar PBB dan presiden Pusat Urusan Publik Yerusalem, menghadiri konferensi tersebut dan menyaksikan tuduhan pangeran. “Yang menjadi pertanyaan, Apakah itu sikap dari Kerajaan Arab Saudi? Atau ini hanya statement priabdi saja ? “tanya Gold kepada CBN News.

Baca juga:  GAMKI Ajak Generasi Muda Gunakan Hak Pilih Dan Menolak Politik Uang

Danny Danon, mantan duta besar PBB lainnya, juga percaya Saudi pada akhirnya akan bergabung dengan Perjanjian Abraham.

“Mereka adalah yang paling penting bagi kawasan itu, bagi Israel, dan mereka memahami bahwa begitu mereka akan menormalkan hubungan dengan Israel, kita akan melihat lebih banyak stabilitas di kawasan itu. Dan itu akan menjadi kekuatan besar untuk memblokir permusuhan yang datang dari Iran, ”kata Danon.

Baca juga:  15 Desember 2020, Batas Akhir Penyelesaian Pelatihan Prakerja

Pada tahun 2018, saat berpidato di The Jerusalem Post Diplomatic Conference, Dr. Mike Evans, pendiri Friends of Zion Heritage Center, berbicara tentang perdamaian di Timur Tengah dan meramalkan sebanyak enam negara Arab akan berdamai dengan Israel.

Dr. Mike Evans. (sumber:wikipedia.com)

Merujuk pada warisan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Evans berkata, “Saya sangat percaya mungkin perdamaian dengan lima hingga enam negara Teluk Sunni. Dan saya tidak mengatakannya secara teori. Karena saya sedang berbicara dengan para pemimpin ini dan saya mendengar hal-hal yang benar-benar mencengangkan. “

Apakah dalam beberapa hari atau bulan atau tahun kedepan semua negara Arab bisa berdamai dengan Israel ? Apakah penggenapan Alkitab segera terjadi dengan cepat waktunya? Waktu yang akan menjawab. (Jaya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here