Alasan Pentingnya Bangun Ikatan yang Kuat dengan Tuhan

0
Pdt Tony Mulia
Pdt Tony Mulia

Jakarta – Dari sisi jasmani di era new normal ini, setiap orang dituntut untuk memiliki kebiasaan baru yaitu hidup lebih sehat. Sementara dari sisi rohani, setiap orang percaya dituntut untuk lebih dekat dengan Tuhan agar terbangun sebuah ikatan yang kuat.

Hal tersebut dikemukakan seorang pendoa sekaligus Sekum Sinode Gereja Kristen Bersinar (GKB) Pdt. Tony Mulia. Menurutnya, kedekatan sejatinya harus senantiasa dibangun tanpa harus menunggu momentum.

“Karena kedepan belum tentu akan happy, mungkin saja akan lebih parah kondisinya. Tapi ketika badai datang, kita tetap aman (di dalam Tuhan),” ungkapnya.

Menurut Pdt. Tony, gereja harus mampu membuat semua orang yang terhisap di dalamnya baik gembala, pengerja hingga jemaat semakin intim dengan Tuhan lewat ibadah maupun acara-acara doa. Ini penting supaya tercipta sebuah ikatan yang kuat, bukan hanya dengan gereja melainkan dengan Tuhan.

“Ikatan berhasil terbangun ketika seseorang merasa tidak enak kalau tidak ikut. Misalnya ketika tidak ikut ibadah/doa, dia akan merasa ada yang kurang,” paparnya.

Lebih jauh, orang Kristen saat ini perlu memiliki sabatikal yaitu benar-benar rehat dari semua aktivitas apapun yang terkait dengan hal duniawi. “Sabatikal adalah kita benar-benar fokus hanya untuk Tuhan. Ini harus dikembalikan agar bisa menjadi sebuah ikatan antara kita dan Tuhan,” jelasnya.

BACA JUGA  Hari Sempulur: Kami Lebih Takut Kalau Mereka Tidak Makan!

Membangun sebuah ikatan, kata Gembala GKB El-Bethel, Kelapa Gading ini merupakan sebuah hal yang wajib dibangun secara konsisten oleh semua umat Kristiani. Sebab hari-hari ini memang harus diakui pikiran lebih sering sibuk memikirkan urusan duniwani sehingga melupakan hubungan dengan Tuhan.

“Jangan kita kenal Tuhan tapi (kita) belum dikenal Tuhan. Contohnya, gadis bijaksana dan gadis bodoh. Kenapa gadis bodoh tidak dibukakan pintu? Itu karena mereka tidak dikenal (Matius 25:12). Prioritasnya saat ini adalah bagaimana kita harus dikenal Tuhan. Caranya ya harus ada ikatan,” tegasnya.

Terkait pandemi, Pdt Tony mengatakan bahwa kondisi ini adalah cara Tuhan untuk menyadarkan setiap umatnya untuk lebih dekat dengan Tuhan. Umat yang Pdt Tony maksud adalah semua orang Kristiani, termasuk gembala.

“Pandangan saya terhadap pandemi ada 4 hal. Pertama, soal org yang meninggal. Saya percaya itu karena waktunya Tuhan (dan) bukan karena kutuk. Kedua, bila ada hamba Tuhan yang kena, itu berarti Tuhan sedang mengajarkan sesuatu atau sedang menegur. Ketiga, pandemi membuktikan kepada anak-anak-Nya bahwa Tuhan sanggup memproteksi sehingga ada orang yang tidak kena. Keempat, kedatangan Tuhan tidak lama lagi. Untuk itu perlu punya iman, imun, aman dan amin,” tutur salah satu petinggi di Jaringan Doa Nasional (JDN) ini.

BACA JUGA  Ketum GBI Ajak Umat Kristiani Bersatu, Berdoa Untuk Keluarga Korban Pembunuhan Sadis di Sigi

Pdt Tony melihat gereja kedepan akan mengalami perubahan yang sangat signifikan soal tata cara beribadah. Seperti saat ini, semua gereja mengadopsi tata ibadah maupun berbagai kegiatan gerejawi yang disiarkan secara online.

“Gereja nanti tidak akan kembali ke gedung, tapi akan lewat online. Saya percaya lewat online orang bisa dilayani tanpa batas bahkan bisa menjangkau orang-orang yang jauh,” katanya.

Soal alkitabiah, Pdt Tony menegaskan baik gereja secara onsite maupun online semuanya sesuai dengan firman Tuhan. Sebab, Tuhan tidak hanya terbatas dengan ruang dan waktu, Ia bisa hadir dimanapun ketika ada sekelompok orang yang bersekutu dengan sungguh-sungguh.

“Kadang lewat online orang yang tidak kita kenal ternyata dilawat Tuhan. Tuhan bisa pakai media online tanpa batas,” tegasnya.

Katanya lagi, bila situasi memang sudah memungkinkan Pdt Tony setuju bila gereja kembali membuka ibadah secara onsite. Meskipun online juga tetap harus jalan untuk memfasilitasi para jemaat yang berhalangan hadir ke gereja. “Onsite (tetap diperlukan) supaya ada perjumpaan yang real (nyata). Tapi karena sekarang belum boleh, saya percaya ini juga cara Tuhan juga untuk menjangkau jiwa,” kata Pdt Tony.

Selengkapnya, simak video berikut ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here