Belajar dari Elia Tentang Kuasa Doa

0
Doa
Ilustrasi: Doa bila dinaikkan dengan benar dan yakin akan besar kuasanya. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Doa adalah napas hidup orang percaya, kalimat itu mungkin sudah sering didengarkan bagi banyak umat Kristiani. Namun, berapa orang yang masih sering meragukan kuasa doa? Dalam sebuah webinar, Rabu (14/4/2021), Ketua Misi Tionghoa Ministry Nasional, Pdt. Dr. Teddy Suwanto mengatakan doa memiliki kuasa yang sangat besar.

“Firman Tuhan ini (doa memiliki kuasa yang besar) berlaku untuk semua orang dari semua denominasi gereja,” tegasnya.

Pdt. Teddy menjelaskan dalam Alkitab Tuhan sudah dijelaskan bagaimana caranya supaya doa didengar. Seperti dalam Yakobus 5:16 ‘karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar….’

“Tuhan mau kita menaikkan doa dengan penuh keyakinan, bukan keraguan. Ini mudah diucapkan tapi terkadang sulit dilakukan. Tapi Tuhan mau kita menaikkan doa dengan motivasi yang benar dan yakin.”

Baca juga:  Kesaksian Henry Surentu : Kekudusan dan Komitmen dengan Tuhan Nilai Mutlak yang harus kita jalani.

Menurut Ketua Departemen Doa BPD Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI), Tuhan ingin menunjukkan kuasanya kepada orang percaya bahwa Dia berkuasa dan bsia melakukan berbagai mukjizat.

“Saya lihat banyak orang yang beriman dimasa covid, mereka justru mengalami terobosan. Tuhan masih terus berkarya dan tetap terus ada terobosan demi terobosan. Di gereja Baptis yang saya layani, ketika baru mulai merintis tahun 2020, 2 bulan setelahnya tiba-tiba covid. Kita terus berdoa dan bertemu lewat zoom dan (justru) mengalami lonjakan. Desember 2020 Tuhan berikan buah pelayanan, 7 anak muda siap dibaptis. Awal 2021 dan April 2021 ada lagi orang yg mau dibaptis,” ceritanya dan menambahkan itu semua terjadi berkat doa yang terus menerus dipanjatkan. “Ketika sungguh-sungguh berdoa maka akan ada terobosan.”

Baca juga:  Apakah Adrianus Meliala, Ph.D Akan Dipilih Presiden Menjadi Dirjen Bimas Katolik? Masyarakat Katolik Menunggu

Elia, kata Pdt. Teddy merupakan salah satu nabi yang mengalami sendiri kuasa doa. Menurutnya, saat ini semua umat bisa seperti Elia asal tidak jemu-jemu berdoa sampai doa itu dijawab. Sampaikan isi hati dengan sungguh-sungguh serta setia dan yakin atas doa yang dinaikkan.

“(Yakobus5:17-18) Elia berdoa dengan sungguh. Seakan dia bisa mengatur kapan hujan turun dan kapan setop. Tapi itu berkat doa yang dinaikkan Elia secara terus menerus sampai doanya dijawab Tuhan,” tuturnya.

Tidak lupa, Pdt. Teddy pun turut bersaksi tentang berbagai terobosan yang boleh ia alami melalui kuasa doa, baik dalam pelayanan di gereja lokal maupun pelayanan misi di berbagai tempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here