BLK Komunitas Kejuruan Kesenian Dibangun GPM untuk Tingkatkan SDM

0
Ilustrasi : Para pengurus GPM yang hadir

Kamis (12/11/2020) Gereja Protestan Maluku (GPM) melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kejuruan Kesenian jemaat GPM Halong.

Menurut keterangan dari Ketua Sinode GPM yang dikutip dari sinodegpm.org, ini adalah kali pertama dalam sejarah GPM ada bantuan pemerintah untuk pembangunan BLK Komunitas. “Mungkin ini satu-satunya di Maluku, sebuah BLK yang bergerak di bidang pembinaan kesenian. Maka selaku gereja kami menyambut dengan gembira pemberian ini karena ini sekaligus membuka perspektif kita untuk belajar mengenai bangsa, bahwa GPM juga telah mengambil bagian dalam perjuangan kebangsaan,” ungkapnya.

Prosesi peletakan batu pertama.

Pdt. Werinussa mengatakan kehadiran BLK amat penting bagi perkembangan GPM ke depan. Diharapkan, BLK bisa mencetak SDM yang punya kapasitas dalam bidang musik sekaligus adanya pembinaan yang berlanjut ke pembangunan industri musik. “Ini harus menjadi tujuan terakhir dari BLK ini sehingga mereka yang dilatih di sini bisa hidup atau punya kapasitas ekonomi pula.”

Pdt. Werinussa berharap akan ada langkah strategis dan sinergis dengan pembangunan Ambon City of Music, serta bekerjasama dengan perguruan tinggi yang khusus telah menyelenggarakan pendidikan musik seperti IAKN Ambon. “Dengan ini, sebenarnya gereja menghidupi musik sebagai denyut nadi gereja yang melaluinya orang menghayati kasih sayang Tuhan.”

BACA JUGA  Hidup ini adalah Kesempatan”: Lepas dari Overdosis, diselamatkan dan menjadi alat Tuhan untuk pelayanan.”

Sementara itu, Pdt. Ricky Siahaya Ketua Tim Pelaksanaan Pembangunan BLK Komunitas sekaligus Ketua Majelis Jemaat GPM Halong mengungkapkan, BLK ini merupakan bantuan langsung pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja kepada lembaga-lembaga keagamaan sebesar Rp. 1 Milyar. Nominal tersebut meliputi pembangunan gedung dan pengadaan alat musik sebagai sarana prasarana kepelatihan. Rencananya, Gedung BLK Komunitas Kejuruan akan selesai dibangun pada 20 Desember 2020 sesuai dengan Juknis Kementrian Tenaga Kerja.

Pdt. Ricky Siahaya menjelaskan, BLK Komunitas Kejuruan Kesenian ini akan menyelenggarakan pelatihan produktivitas bidang kesenian. Hal ini akan dimaksimalkan untuk kepentingan pembinaan insan musik di Maluku atau Kota Ambon dengan prioritas pada pemuda di Halong dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Maluku yang diwakili Kepala Bidang Hubungan Industrial, Ir. S. Tahamata dalam keterangannya mengatakan, BLK Komunitas memiliki tujuan untuk memperluas kapasitas kerja, mendorong motivasi kewirausahaan dan usaha mandiri.

BACA JUGA  15 Desember 2020, Batas Akhir Penyelesaian Pelatihan Prakerja

Ia juga melihat, BLK Komunitas Kejuruan Kesenian sangat strategis di Ambon yang dikenal sebagai City Of Music. Ia berharap BLK ini mampu mempersiapkan anak-anak muda yang mampu menjawab tantangan saat ini.

Sebagai informasi. Sejak tahun 2016, melalui persidangan ke-38 MPL Sinode GPM, rekomendasi untuk membina kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan salah satu langkah konkrit GPM menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas ekonomi dan menanggulangi masalah kemiskinan sesuai PIP-RIPP GPM Tahap I tahun 2016-2020.

Usaha itu telah diresponi pada beberapa Klasis GPM melalui program BLK non institusional yang berlangsung di luar Balai di Klasis Leti Moa Lakor (Maluku Barat Daya/MBD) dan Pulau-pulau Lease (Maluku Tengah/Malteng).

Seiring kebijakan Kementerian Tenaga Kerja melalui Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas dengan pembangunan BLK Komunitas, maka sejak tahun 2018-2019, GPM mengusulkan 12 Proposal BLK Komunitas, dikordinasikan langsung melalui Biro Pemberdayaan Ekonomi Sinode GPM. (Kontributor: LN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here