Cara GKJW Rawat Hubungan antar Agama

0
GKJW
Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW)

Mojokerto – Hubungan antar umat beragama harus senantiasa dirawat. Dibutuhkan hati dan tindakan nyata agar semuanya itu bisa terwujud. Seperti yang dilakukan Komisi Hubungan Antar Umat (KHAUM) Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) se-Mojokerto pada akhir Februari lalu. 

Dilansir dari laman GKJW, Pdt. Widi Nugroho dari GKJW Wates, Mojokerto, koordinator rombongan menjelaskan kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun untuk memupuk rasa persaudaraan sesama umat beragama. Adapun tahun ini tema yang diangkat “Membangun dan Memperluas Jejaring Kerjasama antar Umat Beragama dan Keyakinan.” 

Baca juga:  DPP PIKI: Minta Aparat Keamanan Tegas dan Berikan Jaminan Rasa Aman Beribadah

“Kita mesti menjadi inisiator dan memberikan inspirasi bagi terwujudnya kehidupan yang toleran dan damai di manapun kita berada,” ungkapnya. 

Tahun ini, KHAUM GKJW bersama Gusdurian Mojokerto mengadakan kunjungan ke tiga temat yaitu Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hiap Thian Kiong Mojosari, TITD Hok Sian Kiong Kota Mojokerto, dan Maha Vihara Mojopahit Trowulan.

 Kehadiran KHAUM GKJW dan Gusdurian Mojokerto ini pun disambut hangat di tiap-tiap tempat yang dikunjungi. Tentu dengan menerapan protokol kesehatan. Bahkan salah satu pengurus TITD Hiap Thian Kiong, Mojosari mengusulkan kegiatan yang lebih mendalam. 

Baca juga:  Regina “Idol” Bicara Seks Sebelum Menikah

“Perlu ke depan diprogramkan kegiatan live in, supaya tersedia waktu yang cukup untuk saling mengenal,” saran Rudi, salah satu pengurus TITD Hok Sian Kiong, Mojokerto. 

Di sisi lain, ketika berada di Maha Vihara Mojopahit, Samanera (calon Bhikkhu) Eka Dhamma mendukung penuh apa dilakukan KHAUM GKJW. “Kami mendukung dan Maha Vihara Mojopahit terbuka untuk kegiatan-kegiatan yang mengajak umat untuk mewujudkan kebaikan bagi semua dan mengarahkan hidupnya kepada Sang Pencipta,” katanya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here