Dari Webinar GPI, Kemenkes Ajak Gereja Berikan Edukasi Tentang Covid dan Dukung Vaksinasi

0
Foto: pixabay

Jakarta – Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kemenkes RI, Dr. dr. Maxi Rondonuwu mengajak gereja untuk terus memberikan edukasi kepada umat tentang bahaya Covid-19. 

“Gereja harus terus mengedukasi para jemaat tentang protokol kesehatan, ini simpel tapi itu kontribusi paling besar yang bisa dilakukan dengan memakai masker. Edukasi bisa disampaikan secara masif, lewat khotbah atau apapun,” kata Maxi dalam webinar Gereja Protestan di Indonesia (GPI) dengan tema “Kemandirian Daya Gereja Mewarnai Kehidupan”, Jumat (25/6/2021). 

Maxi meminta gereja ikut mendukung program vaksinasi yang sedang digalakkan pemerintah. Menurutnya, vaksinasi sangat penting untuk menekan laju pertambahan kasus Covid-19. “Ajak jemaat yang berusia di atas 18 tahun untuk mengikuti vaksinasi secepatnya,” pinta Maxi. 

Baca juga:  Vaksinasi Covid-19 Tokoh Agama Kristen DKI Jakarta Berjalan Lancar dan Sukses

Katanya lagi, gereja juga harus mampu mengedukasi jemaat agar bisa memiliki literasi yang baik. Tujuannya supaya jemaat tidak ikut-ikutan menyebarkan kabar hoaks terkait hal-hal yang berhubungan dengan Covid-19 maupun vaksinasi. 

Menurut Maxi, ketika gereja mampu memberikan edukasi yang baik pada jemaat, maka gereja sudah ikut membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini. “Gereja harus (terus) menghidupi panggilan gereja (bersaksi, bersekutu, melayani) dan ikut dalam menyejahterakan kota seperti tertulis dalam Yeremia 29:7.”

Pada kesempatan itu, Maxi juga menjelaskan tentang perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia. Mulai dari data jumlah orang yang terpapar, varian baru virus corona, hingga berbagai upaya serta tantangan yang dihadapi pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19. 

Baca juga:  Presiden Joko Widodo Buka Perayaan HUT Satu Abad GPdI

“Kita harus belajar dari pandemi tentang kemandirian kesehatan. Kita harus mempersiapkan ke depan gedung-gedung untuk menampung bila terjadi bencana atau pandemi sebagai tempat isolasi mandiri. Ini harus dibangun sampai tingkat kecamatan/desa,” ungkap Maxi. 

Sebagai informasi. Webinar ini diadakan GPI menjelang Sidang Majelis Sinode Am (MSA) dan Sidang Sinode Am GPI. 

Selain Dr. dr. Maxi, webinar seri ketiga ini juga menghadirkan narasumber lain seperti Pdt. Dr. Linjte Pellu (Dosen UKAW), Prof. Dr. Willy Toisuta (Pakar Pendidikan) dengan pengantar Pdt. Dr. John Ruhulessin (Ketua I BPH MSA GPI) dan moderator Jeirry Sumampouw (Komisi GERMASA GPI). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here