Doa Paus Fransiskus untuk Indonesia

0
Paus Fransiskus (Foto: dok Vatikan Media)

Jakarta – Ketika memimpin perayaan Minggu Palem Sengsara, Pemimpin Agama Katolik, Paus Fransiskus mengatakan di Pekan Suci tahun ini umat harus mengambil teladan Yesus Kristus yang telah disalibkan. 

“Kami telah memulai Pekan Suci. Untuk kedua kalinya kami akan menjalaninya dalam konteks pandemi. Yesus memikul Salib, bahwa Yesus mengambil ke atas diri-Nya sendiri tidak hanya kejahatan fisik dan psikologis yang menyertai pandemi, tetapi di atas semua kejahatan spiritual,” kata Paus Fransiskus. 

BACA JUGA  Belajar dari Peristiwa Bom Makassar, Menag Yaqud Cholil Tekankan Pentingnya Beragama Secara Moderat

Paus mengajak umat untuk menggunakan “cara Salib” dalam menapaki hari yaitu memiliki sikap peduli kepada para saudara yang mengalami kesulitan.  

Paus berpesan supaya umat tidak takut menjalani hari karena ada Bunda Maria yang akan selalu membantu. “Dia selalu berjalan di depan kita di jalan iman,” katanya. 

Sementara itu, sebelum pembacaan doa salam maria, Paus mendoakan korban kekerasan khsusnya terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Indonesia, Minggu (28/3/2021). “Mari kita berdoa untuk semua korban kekerasan, terutama yang terjadi pada pagi hari ini di Indonesia, di depan Katedral Makassar,” ajak Paus Fransiskus dalam doa.

BACA JUGA  PERWAMKI Kembali Hadirkan Karya Buat Umat Kristen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here