DPP PIKI: Minta Aparat Keamanan Tegas dan Berikan Jaminan Rasa Aman Beribadah

0
Suasana di depan Gereja Katedral Makassar setelah terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar (Foto: Tangkapan Layar Metro TV)

Jakarta – Korban bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar terus bertambah, sampai pukul 18.35 WITA menjadi 19 orang. Kabid Humas Polda Sulsel Endra Zulpan, seperti yang ditulis koran fajar, membenarkan jumlah korban bom di Makassar. Para korban, merupakan petugas keamanan, jemaat dan warga yang ada di sekitar lokasi. 

 “Sampai dengan malam ini, jumlah korban ada 19 orang. Sudah dibawa ke rumah sakit terdekat. Termasuk ke RS Bhayangkara,” ungkap Endra Zulpan.

Dewan Pimpinan Pusat Intelegensia Kristen Indonesia (DPP PIKI), mengeluarkan pernyataan sikap terhadap kasus Bom Gereja di Makassar, pertama, DPP PIKI mengutuk segala bentuk aksi terorisme dan meminta aparat keamanan bertindak tegas dan tuntas dalam menjamin rasa aman beribadah bagi semua agama di Indonesia. 

Baca juga:  GAMKI Ajak Generasi Muda Gunakan Hak Pilih Dan Menolak Politik Uang

DPP PIKI mengajak semua pihak untuk tetap memelihara persatuan dan kebersamaan sebagai bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negeri ini dalam masa pandemi global Covid-19.

Kedua, pada dasarnya aksi terorisme merupakan tindakan yang didasarkan pada kebencian yang mana bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Ketiga, DPP PIKI sangat menghargai sikap tegas pemerintah yang dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo yang mengajak penguatan nilai-nilai toleransi dalam melawan terorisme serta memerintahkan langkah tegas Polri. Demikian pula pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholili Qoumas yang meminta Polri untuk tetap cermat mengamankan rumah ibadah.

Baca juga:  Pdt. Lipiyus Biniluk : Masih Banyak Suku yang Belum Tersentuh Injil

Keempat, DPP PIKI menyerukan kepada segenap keluarga besar PIKI di seluruh Indonesia untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan, bersama segenap komponen bangsa Indonesia membangun perdamaian dan toleransi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disemangati semboyan nasional Bhinneka Tunggal Ika.

Kelima, DPP PIKI menyerukan kepada segenap umat Kristiani untuk tetap tenang dan memelihara suasana damai memasuki masa hari raya Paskah, Yesus Kristus yang penuh ucapan syukur karena bangsa Indonesia mulai melihat cahaya harapan keluar dari pandemi global Covid-19 melalui program vaksinasi.

Demikian pernyataan sikap DPP PIKI yang ditandatangani, Ketua Umum,Baktinendra Prawiro, M.Sc., M.H dan Sekretaris Jenderal, Audy WMR Wuisang, S. Th., M.Si

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here