Dukungan GAMKI Terhadap Vaksinasi Covid-19

0
Vaksinasi Covid
Ilustrasi: Vaksinasi Covid-19 saat ini perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Vaksinasi Covid-19 saat ini terus berjalan. Dari data yang dikutip dari laman covid19.go.id, per tanggal 25 Maret jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama 6.389.837 orang, sementara untuk tahap kedua, jumlah masyarakat yang sudah divaksin 2.941.016 orang. Pemerintah menargetkan 181.554.565 orang dapat divaksin.

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mendukung upaya pemerintah dalam vaksinasi. Dukungan itu ditunjukkan GAMKI lewat webinar dengan tema “Vaksin Covid-19: Lindungan Diri, Keluarga, Bangsa dan Negeri” Selasa (23/3/2021).

Sekum DPP GAMKI Sahat Martin Philup Sinurat mengungkapkan webinar ini digelar untuk menunjukkan kepada pemerintah bahwa gereja ikut mendukung program vaksinasi. Sebab vaksinasi penting untuk menyelamatkan diri sendiri, keluarga, masyarakat hingga bangsa Indonesia.

GAMKI, kata Sahat bersama berbabagai lembaga gereja siap bekerjasama dengan pemerintah untuk menginformasikan kepada masyarakat maupun gereja di daerah soal program vaksinasi.

Baca juga:  Kemenkes Terbitkan Surat Edaran, Masyarakat Bisa Vaksin di Mana Saja

“Kami mendapat banyak pertanyaan dari umat di daerah, ternyata jemaat dan gereja kita di daerah masih kurang informasi tentang bagaimana mengakses program vaksinasi. Kita dari GAMKI siap bekerjasama dengan pemerintah untuk menginformasikan program vaksin kepada gereja-gereja di daerah sehingga mereka tidak ketinggalan informasi,” ungkap Sahat.

Sementara itu, Ketua Bidang Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam pemaparannya mengatakan Covid-19 ada karena ulah manusia itu sendiri. “Jadi adanya Covid-19 ini adalah salah satu bentuk terdistruksinya lingkungan dan menimbulkan penyakit yang biasanya ada pada hewan atau binatang, dan sekarang pindah ke manusia. Memang prosesnya akan lama sekali, karena itu proses alam,” katanya.

Prof Wiku mengungkapkan saat ini pemerintah menargetkan sebanyak 181,5 juta vaksin untuk masyarakat.

Di sisi lain, Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Bio Farma Bambang Heriyanto bersyukur pemerintah bisa mendapatkan vaksin di tengah sulitnya mendapatkan vaksin Covid-19. Setidaknya saat ini Indonesia menggunakan 7 jenis vaksin seperti produksi Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Novavax, Pfizer-BioNtech, dan Sinovac.

Baca juga:  Ketua BPD GBI DKI Jakarta, Plt Ketum PSI Kunjungi Sentra Vaksin GBI Puri Mansion

“Ini beberapa jalur yang bisa kita siapkan. Pertama, pengadaan vaksin melalui jalur bilateral yang dilakukan dengan kerja sama industri farmasi dalam hal ini Bio Farma dengan beberapa manufaktur penyedia vaksin di dunia,” katanya seraya menambahkan pemerintah juga menggunakan jalur multilateral (Covax/GAVI/WHO) untuk bisa mendapatkan vaksin.

Bambang juga meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk pengembangan Vaksin Merah Putih.

Sebagai informasi. Selain Prof Wiku dan Bambang Heriyanto, keynote speaker dalam webinar ini adalah Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI Prof. Thomas Pentury. Juga ada penanggap yaitu Bishop Gereja Methodist Indonesia Wilayah I Pdt. K.W Sinurat, Sekum GBI Pdt. Josafat Mesach, dan Ketum Sinode Am Gereja Protestan Indonesia (GPI) Liesje Sumampouw.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here