Ephorus HKBP Ajak Umat Bantu Korban Banjir

0
HKBP
Ephorus HKBP meminta umat untuk saling tolong untuk membantu korban banjir

Jakarta – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Jabodetabek pada Kamis-Jumat (18-20/2/2021) menyebabkan banjir di banyak titik. Selain lokasi pemukiman warga, rumah ibadah pun terdampak, seperti gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Menurut Praeses HKBP Distrik VIII Jakarta Raya, Pdt. Bernard Manik ada 3 HKBP yang terdampak. “Sampai malam ini ada 3 gereja yaitu HKBP Mampang Prapatan, MT Haryono dan Kebun Jeruk. Besok kami akan mengunjungi dan memberikan bantuan. Rencananya akan kami serahkan ke pendeta dan pendeta nantinya yang akan mengelola sesuai dengan kebutuhan jemaat,” ungkap Pdt. Bernard kepada Vifamedia melalui sambungan telepon, Minggu (21/2/2021).

Sebelumnya dalam siaran pers yang diterima awak media, Minggu (21/2/2021), Ephorus HKBP Pdt. Robinson Butarbutar meminta seluruh gereja HKBP mendata jemaat yang menjadi korban. Selain itu ia meminta umat peduli kepada masyarakat yang terdampak dengan tetap memerhatikan prokotol kesehatan.

BACA JUGA  Mulai 11 Januari 2021, Gereja Tiberias Indonesia Tiadakan Ibadah

“Semua bantuan bisa dikoordinasikan dengan Praeses HKBP Distrik VIII Jakarta Raya Pdt. Bernard Manik dan anggota tim tanggap bencana HKBP di Distrik VIII DKI Jakarta Raya, St. Andar Siburian,” pintanya.

Ephorus juga merasa prihatin dengan banjir yang melanda Jabodetabek. Termasuk banjir yang melanda HKBP di DKI Jakarta sehingga membuat banyak anggota jemaat dan keluarga mengungsi.

“Menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban peristiwa banjir serta mendoakan keluarga-keluarga yang harus mengungsi karena bencana tersebut,” kata Ephorus.

BACA JUGA  GPdI Jawa Barat Mencari Pengganti (alm) Pdt. J.E. Awondatu dengan Memperlihatkan Kematangan Berorganisasi

Lebih jauh, Ephorus mendorong Pemda DKI, pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan penanganan yang komprehensif dari hulu ke hilir agar tidak lagi terulang musibah banjir besar di Jabodetabek maupun Kalimantan Selatan dan daerah lainnya di Indonesia. “Mendukung kerja pemerintah terutama pemerintah daerah di Jabodetabek untuk menangani dampak banjir dan menolong semua anggota masyarakat yang menjadi korban,” jelasnya.

Diakhir, Ephorus meminta umat berefleksi mengenai perubahan cuaca akibat pemanasan global dan memiliki sikap hidup yang lebih bertanggung jawab untuk tidak merusak alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here