Gracia Hendrieta Putri, Anak Muda yang Dipakai Tuhan Untuk Melayani Anak Muda di Indonesia

0
Ilustrasi Gracia Hendrieta Putri melayani generasi muda.

Gracia Hendrieta Putri, anak ke 4 dari 5 bersaudara pasangan hamba Tuhan Pdt. Febba Affan dan Pdt. Hendry Setianingtyas, pada Minggu (19 Juli 2020) dalam pelayanan mimbar di Youth Gereja Bethel Indonesia (GBI) Victorious Family, bersaksi cara Tuhan mengubah hidupnya menjadi pelayan Tuhan diusia muda. “Saya sekarang berusia 21 tahun. Saya bersekolah di Singapore,”bukanya dalam kesaksian.

Gracia Hendrieta Putri yang akrab disapa Cia ini berceritera dimana saat remaja memiliki perjalanan hidup yang sampai membuatnya tertekan. Peristiwa itu terjadi di Singapore, pada saat sedang menempuh Pendidikan. “Saya saat itu berusia 10 tahun,”katanya.

Peristiwa yang dihadapinya, dimana seorang sopir taxi hampir saja melakukan pelecehan seksual kepadanya saat menumpang taxi. “Saya saat itu berusia 10 tahun bersekolah di Singapore, negara yang sangat aman bagi warga negara lokal dan asing tetapi hampir saja terjadi perlakuan pelecehan,”ceriteranya.

Grecia dan ayahnya, Pdt. Hendry Setianingtyas.

Akibat dari peristiwa itu, Cia kecewa dengan Tuhan. Pasalnya, Tuhan seperti meninggalkannya. “Moment peristiwa tersebut, membuat saya bertanya-tanya kepada Tuhan,”saksinya.

Baca juga:  Walikota Bekasi Terima Penghargaan Dari PERWAMKI

Alasan Cia mengatakan Tuhan seperti meninggalkannya, karena dalam penilainnya, sejak kecil sudah terlibat melayani Tuhan. Semestinya saat masih rencana dari sopir taxi sudah dihalau Tuhan.

Lewat peristiwa itu, Cia memutuskan tidak mau berdoa, tidak mau bergereja. Apalagi ketika Cia dan kakaknya melaporkan ke pihak berwajib. Saat itu makin dirasakannya Tuhan benar-benar meninggalkan dirinya.

Grecia bersama orang tua dan kakak serta adiknya.

Sejak itu, Cia menjadi tertutup dan tidak mau bergaul dengan orang banyak dan sampai pada saat ia mengikuti orangtuanya yang melayani disuatu gereja. Di situ Tuhan seakan berkata kepadanya bahwa ia akan dipakai Tuhan untuk melayani Tuhan. “Waktu itu tahun 2014, saya berbicara dan mengaku kepada ibu saya, dimana masih dendam dengan supir taksi di Singapore yang ingin melecehkan saya,”

Setelah mendengar suara Tuhan dan memberikan pengakuan kepada ibunya, Cia memutuskan untuk berdoa meminta ampun dan melepaskan pengampunan serta menyerahkan diri kepada Tuhan untuk dipakai dalam pelayanan.

Baca juga:  Ikuti Doa “Trumpet Call America” Tema “DESTINY”, Pada 31 Oktober Bersama Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo

Proses yang Panjang itu membuat Cia memahami Tuhan akan memakainya untuk menyelamatkan generasi muda yang mengalami hal yang sama akan dirinya. “Saya mendapatkan mimpi dan karunia yang baru yaitu Tuhan akan memakai saya membawakan Firman Tuhan bagi generasi muda,”

Apa yang diterimanya dari Tuhan pada tahun 2015, diakuinya dibuktikan Tuhan pada tahun 2017. “Tahun 2017, Saya ikut pelayanan ke Tompaso di Sulawesi Utara. Disana Tuhan menyatakan kejadian yang Saya lihat dalam mimpi waktu itu. Waktu itu Saya berkotbah di tengah-tengah anak-anak Sekolah Menengah Atas (SMA), dan saya merasa diberkati melihat cara kerja Tuhan yang luar biasa memakai Saya untuk menyampaikan Firman Tuhan,”.(Vifa 6).

Simak selengkapnya juga melalui Video YouTube Chanel Vifa Media dengan Judul :

“Gracia Hendrieta Putri, Anak Muda yang Dipakai Tuhan Untuk Melayani Anak Muda di Indonesia”

https://www.youtube.com/watch?v=Haqy5T7oPqM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here