Hidup dalam Kuasa Roh Kudus, Pesan Ps Iwan Tjahjadi dalam Ibadah Pencurahan Roh Kudus

0
Ilustrasi: Roh Kudus dilambangkan burung merpati. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Kuasa Roh kudus bisa memberikan kekuatan bagi setiap umat. Hal tersebut menjadi garis besar dalam khotbah yang disampaikan Ps Iwan Tjahjadi dalam ibadah pencurahan Roh Kudus di GBI Victorious Family, Kelapa Gading, Minggu (23/5/2021) pukul 10.00.

Dalam khotbahnya, Ps Iwan turut menceritakan kesaksian hidupnya. Di mana disaat sukses dalam menjalankan bisnis dalam bidang dunia otomotif, ia justru terjerumus dalam kehidupan malam dan memakai narkoba hingga hampir meninggal karena over dosis.

Saat menghadapi over dosis itu, kata Ps Iwan, tiba-tiba dari dalam hatinya semacam ada suara Roh Kudus yang memanggilnya dan mengajaknya untuk kembali pada-Nya. Mendengar suara hatinya itu, seketika Ps Iwan sadar dan meminta ampun kepada Tuhan. Ia juga berjanji akan memberi hidup sepenuhnya pada Tuhan. Kini Ps Iwan melayani sebagai Yang Mewakili Gembala Sidang (YMGS) GBI Victorious Family Hotel Ciputra.

Baca juga:  Ps. Timotius Hardono Undang Pdt. Abraham C Supit Jadi Narasumber di INEWS “Worship At Home”

“Itulah, Yesus tidak akan meninggalkan saudara. Apapun pergumulan, permasalahanmu, berseru, datang dan mintalah kepada Dia, maka Dia akan menghampirimu,” tegasnya.

Ps Iwan mengatakan bahwa Roh Kudus akan menghasilkan penyembahan rohani (Yohanes 24:4). Roh Kudus merupakan roh kebenaran yang menuntun setiap langkah setiap orang. Hidup dalam roh yaitu melalui firman, baca firman siang dan malam.

“Dia tahu apa yang kita butuhkan, perlukan dan semua manusia membutuhkan pimpinan Roh Kudus karena Dialah penasihat yang ajaib,” jelasnya.

Ketika dipenuhi dengan Roh Kudus, lanjut Ps Iwan, umat akan diberkati dan bisa menjadi berkat bagi sesama. Seperti yang tertulis dalam Yohanes 7:38, bahwa Roh Kudus akan menghasilkan aliran-aliran air hidup.

Baca juga:  Wajib Jaga Kesehatan, GBI Victorious Family Rapid Tes Antigen untuk Karyawan

“Bawalah aliran kehidupan ini kepada semua orang yang berjumpa dengan Anda, keluarga, istri, orang tua dll. Seperti dikatakan, Yerusalem, seluruh Yudea, Samaria sampai ke ujung bumi. Yerusalem bicara soal keluarga (suami, istri, anak) kita. Yudea bicara soal keluarga besar (kakak adik, saudara). Samaria bicara soal orang di sekitar kita. Tinggal kita, apakah kita mau dipanggil dan menjadi saksi-Nya? Tuhan bisa menjadikan siapapun saksi-Nya, Dia hanya melihat hati seseorang,” pungkasnya.

Usai menyampaikan kebenaran firman Tuhan, Ps Iwan mendoakan umat supaya dipenuhi dengan Roh Kudus dan bisa menjadi berkat bagi sesama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here