HUT GBI WTC ke-17, Pdt. Dr. Ir. Wiryohadi Ajak Jemaat Miliki Hidup yang Bertanggung Jawab

1
GBI WTC
Para pelayan musik dalam HUT GBI WTC ke-17. (Foto: Screenshot ibadah HUT di kanal Youtube GBI WTC)

Tangsel – 17 tahun sudah Gereja Bethel Indonesia World Transformation Church (GBI WTC) yang digembalakan Pdt. Dr. Ir. Yonathan Wiryohadi ada. Itu semua berkat kasih dan kemurahan Tuhan. Hal itu yang selalu ditekankan gembala yang akrab disapa Pdt. Wiryo sepanjang ibadah yang disiarkan melalui kanal Youtube GBI WTC.

“Kami bersyukur 17 tahun yang telah Engkau berikan. Kami tidak bisa membalas kebaikan-Mu, kami tidak bisa membalas cinta dan kasih Engkau. Kami mau mengasihi dan mentincai-Mu sampai garis akhir,” kata Pdt. Wiryo dengan berlinang air mata memulai khotbahnya dalam ibadah HUT ke-17 GBI WTC, Minggu (21/2/2021).

Dalam ibadah yang diberi tema “The Year of Integrity Sweet Seventeen GBI WTC” ini Pdt. Wiryo mengajak semua jemaat siap menerima tanggung jawab yang lebih besar dari Tuhan. Sebab, 17 tahun adalah tanda kedewasaan dari seseorang.

“Tuhan sudah menitipkan banyak harta bagi kita semua yaitu waktu, bakat (talenta), karunia, kemampuan, jabatan dan sumber daya. Untuk itu kita harus mensyukuri dan memanfaatkannya,” jelasnya.

Baca juga:  Pimpinan Katolik Amerika Bersyukur Gubernur Virginia Resmi Melarang Hukuman Mati

Lebih jauh, melalui Matius 25:14-30, Doktor lulusan STT Bethel Indonesia ini ingin mengajarkan agar setiap umat tidak menyia-nyiakan dan lebih mengembangkan talenta yang sudah diberikan Tuhan. “1 talenta sudah termasuk seperti harta yang sangat besar yang diberikan Tuhan kepada manusia. Jadi jangan anggap 1 talenta itu kecil apalagi rendah,” tegasnya.

Pdt. Wiryo menjelaskan Tuhan sengaja memberikan talenta yang berbeda-beda karena disesuaikan dengan kapasitas seseorang. Sebab Tuhan ingin melihat seberapa besar tanggung jawab yang dikerjakan orang tersebut dalam menggunakan talenta-Nya.

“Tuhan ingin saudara tanggung jawab dalam menggunakan talenta. (Sebab) Orang yang mengambil tanggung jawab adalah komitmen untuk hidup dirinya sendiri dan untuk pertumbuhan iman dirinya,” urainya.

Pdt. Wiryo mengingatkan bila seseorang tidak mau mempergunakan talentanya dengan baik maka bisa dipastikan hidupnya tidak akan bertumbuh secara maksimal. “Bila mampu mengelola talenta dengan baik maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab dan akan diberikan kepercayaan yang lebih besar lagi (Matius 25:21),” tegasnya.

Baca juga:  PGI, KPK dan GAMKI Ajarkan Anak Mengenal Budaya Anti Korupsi

Suami dari Swissa Flora ini mengajak jemaat semakin bertumbuh dalam iman dengan berkomitmen dalam hal doa, membaca Alkitab, ikut dalam ibadah raya dan aktif dalam carecell. Juga yang paling penting adalah komitmen dalam menjaga integritas. “Integritas akan membuat jaringan semakin luas dan Tuhan akan semakin memberkati kita,” pesannya.

Apa yang dikhotbahkan Pdt. Wiryo sebenarnya merupakan refleksi dari apa yang telah dilakukan GBI WTC selama ini. Berbagai talenta yang dimiliki jemaat GBI WTC dikembangkan dan dikelola secara bertanggung jawab semata-mata untuk kemuliaan Tuhan.

“Tadi di awal ibadah kita lihat anak-anak kita yang menari, bernyanyi. Itu semua dilakukan sesuai dengan talenta yang telah Tuhan berikan dalam diri mereka masing-masing. Juga ada jemaat yang melayani di berbagai ministry yang ada,” ungkapnya.

Diakhir ibadah, ada ucapan selamat HUT dari para rekan pelayanan Pdt. Wiryo seperti Pdt. Juan Mogi, Pdt. Bambang Jonan, Ps Jeffrey Rachmat, Dr. Pat Francis, Choky Sitohang dan lain-lain.

1 KOMENTAR

  1. Saya sangat terberkati dan memang Tuhan memberi di hati saya untuk melakukan hal ini juga di hari hari terakhir ini supaya bisa menjadi berkat. Bisa kah saya mengunjungi ke lokasi ini sambil melihat dan belajar dari bapak?? Ini no WA saya 081388166***. Terima kasih pak pendeta. Tuhan Jesus memberkati selalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here