Ibadah Perdana Victorious Family di PIK, Pdt. Prof. Dr. Abraham Conrad Supit Ingatkan Umat Tuhan Patuhi Protokol Kesehatan

0

Kelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang diberikan pemerintah DKI Jakarta, direspon baik oleh para pemimpin umat di DKI Jakarta, khususnya pemimpin Gereja, baik lokal maupun sinodal.

Salah satu gereja yang merespon kelonggaran yang diberikan itu, adalah Gereja Bethel Indonesia (GBI) Victorious Family yang digembalakan Pdt. Abraham Conrad Supit.

Ibadah perdana GBI Victorious Family dimulai, Minggu (14/06/2020) di gedung pusat yang berada di Kompleks Apartemen Robinson, kemudian, di Minggu (21/06/2020), diikuti oleh seluruh cabang, diantaranya cabang yang ada di Hotel Ozone Pantai Indak Kapuk (PIK).

Ibadah sedang berjalan.

Ibadah perdana GBI Victorious Family di Hotel Ozone yang dipimpin Pdt. Hendra Lesmana, sebagai yang mewakili gembala sidang, diselenggarakan di lantai 3, ruangan Cumulus pukul 11.00 wib.

Minggu (22/06/2020), gembala sidang, Pdt. Abraham Conrad Supit, yang bertugas untuk memberitakan firman Tuhan. Gembala sidang sejak pukul 10.00 sudah berada di ruang ibadah di temani istrinya, Liong Levina Leonardi.

Sebelum ibadah, pantauan vifamedia.com, kursi-kursi sudah disinfektan, disediakan hand sanitiser, alat pengecekan suhu—setiap umat Tuhan dilakukan pengecekan suhu, kursi diatur antara satu dengan yang lainnya sekitar 1 meter.

Baca juga:  5 Tahun Vox Point Indonesia, Ini Harapan Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo
Persiapan memasuki ruang ibadah dengan protokoler kesehatan oleh pengerja.

Ibadah dimulai tepat pukul 11.00. Diawal ibadah, pemimpin pujian menyampaikan bahwa GBI Victorious Family, hotel Ozone PIK menyelenggarakan ibadah selama masa pandemi ini hanya 1 jam.

Sekitar tiga sampai empat lagu pujian dan penyembahan dinaikkan, tiba saatnya pemberitaan firman Tuhan, yang langsung disampaikan oleh Pdt. Abraham Conrad Supit, dengan bertolak dari Yohanes 10:10c, “Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dan segala kelimpahan,”

Kata Pdt. Abraham Conrad Supit, umat Tuhan yang ada adalah umat yang luar biasa, karena Tuhan Yesus datang untuk memberikan kelimpahan, termasuk memberikan hikmat serta pengertian untuk taat kepada pemerintah.

Gembala Sidang Pdt. Prof. Dr. Abraham Conrad Supit sedang menyampaikan Firman Tuhan.

Dimasa pandemi ini, kata Pdt. Abraham Conrad Supit, umat Tuhan harus mengikuti saran pemerintah masalah prokol kesehatan karena virus corona Covid-19 saat ini hidup bersama dengan masyarakat Indonesia. “Untuk GBI Victorius Family, bukan hanya protokol kesehatan tetapi juga setiap jemaat yang masuk dimintai KTP untuk pendataan. Ini semua dilakukan untuk antisipasi bila ada kasus maka dapat ditelusuri siapa-siapa yang beribadah. Kita bantu pemerintah, supaya pandemi ini segera berlalu dari Indonesia,”tuturnya.

Baca juga:  Kasih dalam Aksi API DKI

Menyitir firman Tuhan yang berbunyi bahwa gandum dan lalang tumbuh bersama. Umat Tuhan saat ini tidak dapat menolak, harus hidup bersama dengan Covid-19. Tetapi percayalah bahwa Tuhan akan melindung umat Tuhan, seperti yang terdapat dalam kitab Mazmur 91 : 7, “Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpahmu,”.

Pdt. Abraham Conrad Supit mengatakan Allah tidak memberikan roh ketakutan kepada umatNya tetapi memberikan kasih Kristus yang penuh kuasa. “Kata firman Tuhan, kalau kita takut itu yang akan terjadi dalam hidup kita. Tetapi juga kita jangan karena merasa dilindungi Tuhan lalu menjadi sembrono, termasuk berkumpul dengan banyak orang dengan tidak patuh kepada protokol kesehatan,”terangnya dan menegaskan harus mengikuti himbauan pemerintah karena firman Allah berkata umat Tuhan harus tunduk pada pemerintah.

Usai memberitakan firman Tuhan, dilangsungkan perjamuan kasih dan diakhiri dengan doa berkat oleh Pdt. Abraham Conrad Supit.

Sebelum berpisah, para pekerja pose bersama dengan gembala jemaat dan istri. (Vifa5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here