JMD Banten Barat Gelar Persekutuan Doa Perdana Di Masa New Normal

0

SERANG – Di awal Juni 2020 Pemerintah sudah memberlakukan program new normal (tatanan kehidupan baru) di berbagai daerah. New normal sendiri mengandung arti adaptasi kebiasaan baru dalam rangka menuju masyarakat produktif dan aman dari Covid-19 dengan mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Jaringan Mitra Doa (JDM) Banten Barat kembali memulai persekutuan doa di masa new normal ini di Gereja Pantekosta Rahmat (GPR) Ebenhaezer ini dimulai pukul 10.00-13.00 WIB, Rabu (1/7/2020).

Suasana ibadah JMD.

Dengan protokol kesehatan yang ketat, setiap peserta yang akan memasuki gedung gereja dicek terlebih dulu suhu tubuhnya dan diminta cuci tangan dengan sabun serta air mengalir atau memakai hand sanitizer.

Dalam firman Tuhan, Pdt. Lidya Tan mengambil tema “Tekun dalam melayani pekerjaan Tuhan” dan mengutip nats Alkitab dari Roma 12:11-12.

Pdt. Lidya Tan.

Diawal khotbahnya, gembala sidang GPPS Serang tersebut mengajak semua hamba Tuhan yang hadir agar tetap tekun dan produktif dalam pelayanan di tengah-tengah pandemi Covid-19.

Baca juga:  BLK Komunitas Kejuruan Kesenian Dibangun GPM untuk Tingkatkan SDM

“Saya sejak kecil senang berdoa dan membantu orangtua berdagang. Hingga masa tua saya sekarang, semangat saya tidak pernah kendor. Saya masih suka membuat kue untuk menopang pelayanan penggembalaan di GPPS maupun menolong sesama hamba Tuhan,” kata Pdt. Lidya dengan bersemangat.

Kemudian Pdt. Lidya memberikan contoh semangat iman dari Sadrak, Mesakh dan Abednego yang imannya tetap teguh meskipun dibakar oleh api.

“Meskipun mengalami ancaman dalam pelayanan di kerajaan Babel, tetapi Sadrak, Mesakh dan Abednego lebih memilih untuk mengandalkan Tuhan. Karena iman, akhirnya Tuhan menyelamatkan mereka dari panggangan api,” jelas Pendeta yang meskipun sudah beranjak tua masih berkeinginan membuka gereja baru di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Di akhir khotbahnya, Pdt. Lidya memotivasi para hamba Tuhan yang masih muda agar tetap tekun melayani pekerjaan Tuhan selagi masih ada waktu. “Orang yang melayani pekerjaan Tuhan dengan semangat, sabar  dalam kesesakan dan tekun berdoa adalah orang yang merespon kasih Kristus dengan benar,” pungkasnya.

Baca juga:  Dr. John N. Palinggi Yakin Listyo Sigit Prabowo Sangat Bagus Tangani Polri, Dia Orang Rendah Hati

Usai makan siang, Vifamedia berbincang-bincang sejenak dengan gembala sidang GPR Ebenhaezer, Serang Pdt. Kasedu Niga, M.Th terkait ibadah perdana JMD. “Puji Tuhan, ibadah perdana JMD di gereja GPR merupakan respon positif dari para hamba Tuhan yang didasari oleh keinginan untuk melakukan persekutuan doa bersama akhirnya terwujud, meskipun baru 18 orang yang bisa hadir,” terang Pdt. Niga.

Gembala sidang GPR Ebenhaezer Kota Serang, Pdt. Kasedu Niga bersama istri.

Dengan kehadiran gereja GPR di kota Serang, lanjut Pdt. Niga, bisa jadi berkat bagi JMD terutama dalam penyelenggaraan seminar, doa bersama, kegiatan oikumene bersama dan untuk penjangkauan jiwa-jiwa agar nama Tuhan dipermuliakan.

Perlu diketahui, Jaringan Mitra Doa (JMD) Banten Barat merupakan wadah Bersama para hamba Tuhan yang ada di kabupaten/kota Serang, Pandeglang, Rangkasbitung, dan Cilegon untuk berkumpul dan berdoa bersama agar kasih dan kuasa Tuhan berdampak bagi Indonesia terutama di Provinsi Banten. (Kontributor: HR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here