Kemensos Siapkan Berbagai Fasilitas Kepada Pengungsi di Majene – Mamuju

0
Ilustrasi : Dapur umum, untuk menyediakan makan dan minum pengungsi. (Foto : Dok. Kemensos)

Jakarta – Kementrian Sosial (Kemensos) mendirikan posko dapur umum lapanagan (dumlap) untuk korban bencana alam yang melanda Kabupaten Majene dan Mamuju. Adapun dapur umum dumlap yang berasal dari Provinsi Sulawesi Barat, satu dari Provinsi Sulawesi Selatan dan tiga dari Provinsi Sulawesi Tengah. 

Kemensos, seperti yang dilihat diweb resminya, telah mendirikan fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tertimpa bencana alam (gampa). “Seluruh masakan kita sebarkan ke lokasi pengungsi atau bagi yang lokasi pengungsiannya dekat bisa langsung mengambil (ke dumlap terdekat),”jelas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, M. Safii Nasution, di Sulbar, Minggu (17/1).

Baca juga:  Pelayanan Banten TOP yang Tidak Kenal Lelah

Seperti yang disampaikan, satu mobil dapur umum dapat memasak hingga 2.000 makanan dan setiap harinya dapat menyalurkan 2 kali. Total makanan yang didistribusikan dalam sehari, mencapai 24.000. 

Disisi lain Safii berpendapat kaadaan di Sulawesi Barat belum sepenuhnya mendukung distribusi tetapi pemerintah akan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pokok seluruh korban dan yang terdampak dari bencana alam tersebut.

Safii menuturkan, untuk pengaturan tenda – tenda juga, diatur dengan sekat – sekat sehingga ada jarak, dan diharapkan itu dapat memutus mata rantai penularan Covid-19. “Kita sudah menyediakan tenda dan bila kurang akan dengan cepat diadakan, tergantung jumlah pengungsi,” tuturnya. 

Baca juga:  Masyarakat DKI Jakarta Mendapatkan Peringatan Dari 31 RW Rawan Zona Merah Covid-19

Dalam setiap tenda, Kemensos sudah menyediakan alat penerang. “Kita juga pastikan semua kebutuhan listrik terpenuhi. Masyarakat bisa charge HP mereka agar bisa berkomunikasi dengan keluarga masing – masing,”ungkap Safii. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here