Ketua PGI Buka SMSI ke-80 GMIM

0
Ketua MPH PGI sekaligus Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey membuka SMSI ke-80 GMIM. (Foto: dokugmim)

Tomohon – Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menggelar Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-80. Acara yang diselenggarakan secara virtual ini diikuti 1.456 berdasarkan data pendaftar yang diperoleh pada sistem informasi terpadu (SIT) GMIM.

Para peserta sidang yang mengikuti secara virtual ini dibagi di 57 kelompok dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Semua peserta dan panitia telah menjalani rapidtes antigen sebelum persidangan.

Ketua I MPH PGI Olly Dondokambey membuka SMSI GMIM yang dipusatkan di GMIM Imanuel Leilem ini. Dalam sambutannya Olly berharap SMSI dapat menghasilkan berbagai keputusan yang baik kedepan.

“SMSI sangat strategis dalam rangka mengintrospeksi, mereposisi dan mengevaluasi diberbagai program dan kegiatan GMIM, sekaligus memantapkan berbagai program kerja pelayanan kedepan, baik kegiatan intern maupun kegiatan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” katanya. 

“Melalui Sidang ini, komponen GMIM diharapkan dapat turut memikirkan, serta berani melakukan perubahan, pembaharuan, dan menciptakan terobosan-terobosan baru, sehingga eksistensi GMIM sebagai lembaga gereja, akan Kiranya Tuhan menuntun dan memperlengkapi. Sehingga SMSI ke-80 ini akan benar-benar menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik, menghadirkan tatanan baru dalam tubuh GMIM dengan program kerja yang kreatif, inovatif dan solutif, untuk menghentar warga GMIM menjadi warga yang berkualitas, unggul, dan antisipatif terhadap perkembangan, serta tetap mendukung setiap kebijakan dan berbagai program Pemerintah sebagaimana telah mampu ditunjukkan selama ini,” tambah Olly.

Baca juga:  Pdt. Prof. Joas: Perlunya Habitus Baru Bagi Gereja di Tengah Pandemi

Olly pun berterima kasih karena selama ini GMIM senantiasa mendukung pemerintah di Sulawesi Utara. “Berkat dukungan yang diberikan selama ini, Sulawesi Utara terus menunjukkan progress kemajuan dalam berbagai sektor. Ada begitu banyak kesuksesan dan keberhasilan yang kita raih dan torehkan bersama. Kita berhasil menjaga dan membuat perekonomian daerah di Sulawesi Utara tetap tumbuh positif, bahkan saat diterjang pandemi di tahun 2020. Kita berhasil mengurangi angka kemiskinan melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), sehingga program ODSK ini akan tetap kita lanjutkan,” ungkapnya.

Katanya lagi, IPM terus juga terus meningkat dari angka 72,05 di tahun 2016, sekarang menjadi 72,93. “Berbagai capaian ataupun progres pembangunan yang telah kita torehkan, akan semakin dipacu, terus dilanjutkan, dimantapkan, hingga tercapainya tujuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang setinggi-tingginya,” kata Olly. 

Baca juga:  HUT ke-90, GKJ Gelar Ragam Kegiatan Virtual Mulai Hari Ini

Pemprov Sulut, lanjut Olly juga sudah melakukan MoU dengan PGI terkait Program Pengembangan Ekonomi Kolaboratif, pada sektor pertanian, perkebunan, hingga koperasi dan UMKM. Ini dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya warga gereja.

“Oleh karena itulah, kegiatan ini juga akan semakin memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan GMIM, untuk memperoleh capaian pembangunan yang lebih progresif dan menjanjikan kedepannya. Kiranya kita terus akan bersama-sama dalam membawa Sulawesi Utara menjadi daerah yang makin maju dan sejahtera,” harap Olly.

SMSI ke-80 ini memiliki agenda utama Perubahan Tata Gereja tahun 2016. Dalam pembukaan juga ada peluncuran buku “Menjawab Panggilan” yang berisi profil para Ketua BPMS GMIM dari waktu ke waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here