Ketua Sinode GPM Ajak Umat Doa Setiap Pukul 20.00 untuk Korban Bencana di NTT

0
SItuasi dan kondisi di salah satu daerah yang terkenak bencana di NTT (Foto : dok. Ist)

Maluku – Bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/4/2021) telah menimbulkan banyak korban jiwa. Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Gereja Protestan Maluku (GPM) Pdt. ET Maspaitella berharap bencana di NTT segera berakhir dan situasi serta kondisi yang ada saat ini bisa segera pulih. 

“Kita semua berharap bencana ini dapat segera reda. Kita berdoa supaya kondisi alam di sana (NTT) dapat terkendali. Masyarakat (saudara-saudara kita) di NTT dapat membenahi seluruh keadaan, terutama dari trauma,” katanya, seperti dikutip dari laman resmi GPM. 

Baca juga:  Menko Muhadjir Effendy Bicara Pendidikan Jarak Jauh dalam Webinar UT

Pdt. ET Maspaitella mengajak seluruh warga jemaat dan simpatisan GPM untuk berdoa bagi masyarakat NTT, baik yang menjadi korban secara langsung dari bencana atau yang mengalami dampak dari adanya bencana. 

Tidak berhenti di situ, Pdt. ET Maspaitella, berjanji GPM akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan dukungan serta bantuan kepada masyarakat korab dan yang terdampak bencana di NTT. 

“Mari kita jadikan jam doa syafaat kita setiap pukul 20.00 untuk mendoakan saudara-saudara kita di NTT yang beberapa hari belakangan ini dilanda musibah badai dan banjir bandang,” pintanya. 

Baca juga:  Kapolda Papua Paulus Waterpauw Bicara Soal Pemuda dan 1 Timotius 4:12

“Saat ini mari kita arahkan seluruh solidaritas kemanusiaan kita ke NTT. Kita doakan agar semua saudara kita dan ciptaan Tuhan lainnya di sana benar-benar diberikan kemampuan untuk melewati bencana yang sudah terjadi. Dan semuanya dipulihkan oleh Tuhan,”katanya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here