Lagu “Yesus Kucinta Slamanya” Dinyanyikan Keluarga untuk Mengenang Kepergian Pdt. Vetri Kumaseh

0
ilustrasi mengenang kepergian pdt vetri kumaseh 1 tahun

Kurang lebih sudah satu tahun Pdt. Vetri Kumaseh dipanggil Tuhan. Semasa hidupnya, pendeta yang murah senyum ini dikenal sebagai seorang worship leader sekaligus gembala GBI VOT, Jakarta.

Dari catatan yang dimiliki vifamedia.com, Pdt. Vetri dipanggil Tuhan tanggal 16 Juli 2019 pagi usai mengadakan mezbah keluarga. “Pagi itu (Selasa, 16 Juli 2019) ketika sedang mezbah keluarga, tiba-tiba papa pingsan dan kami langsung membawa ke RS Premier Bintaro. Tapi papa sudah enggak ada,” ungkap anak pertama Pdt. Vetri, Velya Kumaseh ketika ibadah penghiburan tanggal 16 Juli 2019 malam.

Keluarga Almarhum Pdt. Vetri Kumaseh (istri, anak, menantu dan cucu) ketika didoakan oleh Gembala Pembina GBI Gatot Subroto Pdt. Ir. Niko Njotorahardjo.(Foto: istimewa).

Satu bulan setelah kepergiannya, para sahabat membuat acara “In Memoriam Ps. Vetri Kumaseh featuring Symphony Music dan rekan-rekan” bulan Agustus 2019. Acara ini diisi berbagai kesaksian dan pengalaman para rekan ketika bersama Pdt. Vetri yang disertai dengan menyanyikan lagu-lagu yang pernah dibawakan almarhum.

Baca juga:  DR. John N Palinggi, “Jangan Menghakimi, Reshuffle Hak Prerogatif Presiden”
Tangkapan layar ketika Velya Kumaseh, Glory Kumaseh, Yobela Kumaseh bernyanyi Yesus Kucinta Slamanya. (Foto : istimewa).

Kini, untuk mengenang satu tahun kepergian Pdt. Vetri, ketiga anaknya, Velya Kumaseh, Glory Kumaseh, Yobela Kumaseh menyanyikan lagu “Yesus Kucinta Slamanya.” “In Loving Memoriam of Our Beloved Vetri Billy Kumaseh. It’s been a year without you Pa, this one is for You. Those special memories of you will always bring a smile and joy for many of us. You are forever in our hearts. Till we meet again Pa,” tulis keterangan dalam Youtube Channel Vetri Kumaseh yang dikutip vifamedia.com, Kamis (30/7/2020).

Baca juga:  Bupati Maybrat: Membangun Gereja Sama dengan Membangun Harga Diri

Masih dari keterangan yang tertulis, lagu “Yesus Kucinta Slamanya” diciptakan Welyar Kauntu. Sedangkan penata musik Josep Halomoan. Sementara itu video editor Velya Kumaseh dan orang-orang yang terdapat dalam video terdiri dari Ocen Kumaseh, Asher Townsend, Jethro Townsend, Immanuel Jordan, Philipian Townsend.

Dalam video berdurasi kurang lebih 4 menit tersebut ditampilkan berbagai foto dan video kenangan ketika Pdt. Vetri pelayanan maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.

Diakhir video, muncul ayat Mazmur 56:13-14 yaitu ayat yang dibaca Pdt. Vetri dalam mezbah keluarga, sesaat sebelum dirinya dipanggil. (Kontributor: LN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here