Maraknya Peredaran Narkoba Disaat Covid-19, Jefri Tambayong Meminta Tokoh Agama Tingkatkan Peran Penyuluhan

0
Jefri Tambayong, SH (Ketua Umum GMDM).

Di masa pandemi Covid-19 peredaran dan penyebaran serta pemakaian (penyalahgunaan) narkoba semakin meningkat.

Menurut Presidium Nasional Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (Presnas FOKAN) periode 2018-2021 yang dilantik oleh Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. Drs. Dunan Ismail Isja, MM., yaitu Jefri Tommy Tambayong, mengatakan banyaknya yang tertangkap karena narkoba dilihat sebagai jalan pelarian dari stress yang tinggi.

“Mereka melakukan sesuatu yang menurut mereka sebagai jalan pintas,”kata Jefri Tommy Tambayong akrab disapa Jefri ini kepada vifamedia di Kawasan Senayan Jakarta.

Lebih jauh, Jefri mengatakan, akibat pandemi Covid-19, tidak dapat terelakkan ada begitu banyak masyarakat Indonesia yang terjebak dalam masalah ekonomi. Ini mengakibatkan banyak yang mengalami frustasi dan menjadi stres. “Pelarian mereka bukan kepada Tuhan, tetapi kepada narkoba. Makanya jangan kaget bila bandar narkoba dan jaringannya serta pemakai banyak yang tertangkap,”paparnya.

Baca juga:  Jonathan Prawira Sambut Positif PP Royalti Musik dan Lagu

Jefri melihat banyaknya peredaran, penyebaran dan pengguna hari-hari ini karena memang untuk mendapatkan narkoba begitu mudah. “Narkoba sudah bertebaran, sudah begitu gampang membelinya, diantaranya membeli secara online,”katanya.

Narkoba kata Jefri Tambayong telah menyasar berbagai kalangan, apakah oknum pilot, oknum pimpinan agama, atau siapapun termasuk oknum TNI dan Polri. “Sekali lagi karena mereka yang mengalami depresi, stress, apalagi di masa Covid-19, menjadikan jalan pelarian narkoba,”tuturnya.

Pendiri Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Gerakan Mencegah daripada Mengobati (GMDM) Jefri Tambayong mengatakan, banyaknya pelaku penyalahgunaan narkoba yang tertangkap, menjadi satu pecutan bahwa darurat narkoba ini tidak boleh hanya seremonial saja.

“Pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan, dan Pengedaran Gelap Narkoba (P4GN) harus segera diberantas karena akan menjadi kehancuran bagi generasi muda dan bangsa akibat terpapar narkoba,”tegasnya.

Baca juga:  “Bukan Cinta Semusim” Refleksi dari Seminar Paroki Hati Kudus Palembang

Usaha Polri dan BNN serta masyarakat untuk memberantas P4GN, tampak kewalahan, kata Jefri karena memang narkoba menjadi bisnis yang sangat menggiurkan. Bisnis narkoba menguntungkan. Perputaran bisnis narkoba luar biasa. Menurut informasi dari BNN, bisnis ini bisa sampai meraup keuntungan 70-80 trilyun pertahun. Bahkan dari beberapa sumber lain, bisa juga mencapai 200 trilyun.

“Peran tokoh-tokoh agama sangat penting untuk memutus mata rantai P4GN. Tokoh-tokoh agama harus memberikan penyuluhan dan mengatakan bahwa Indonesia sudah darurat narkoba,”harapnya.

Simak di YouTube Chanel Vifa Media : https://youtu.be/4RtUXBzpzNM

Untuk mengetahui lebih jauh wawancara dengan Jefri Tambayong, dapat ditonton di chanel YouTube vifamedia dengan judul “Jangan Main-main Dengan Narkoba”-Jefri Tambayong. (Vifa5/Vifa6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here