Media Kristen Harus Mampu Membangun Iman Pembaca

0
Media Kristen
Media Kristen di tengah era digital

Jakarta – Zaman telah berubah. Kekuasaan media cetak harus digantikan dengan media online yang semakin menjamur. Hal ini juga terjadi di media di kalangan Kristiani. Media-media yang dulu eksis dengan cetaknya mau tidak mau harus mengikuti zaman dengan membuat media online.

Khususnya media Kristen, secara garis besar sama dengan media sekuler. Hanya saja media Kristen memiliki tanggung jawab moral untuk membangun iman pembacanya. Seperti yang diungkapkan penasihat Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI) Jhon SE Panggabean.

“Media Kristen itu ya harus memberitakan pekabaran injil lewat berita kesaksian dan berita-berita yang bisa membangun iman para pembaca,” jelasnya.

Namun, kata Jhon bukan berarti media Kristen tidak boleh memberitakan berita sekuler. “Bukan dibatasi scopenya. Tapi porsi pemberitaannya yang lebih besar adalah tentang iman Kristiani. Ini adalah roh media Kristen,” tegasnya.

Baca juga:  Bukan di Stadion, HMM Digelar Secara Online

Menurut Jhon, media Kristen harus semakin mengikuti zaman dengan mengabarkan secara cepat dan akurat. Ini perlu dilakukan karena masyarakat membutuhkan kecepatan dari sebuah berita. “Media Kristen yang mampu memberitakan secara cepat dan akurat, itu yang akan dibaca serta eksis,” ungkapnya.

Jhon berpesan supaya Media Kristen saat ini terus menjaga integritasnya supaya pembaca semakin percaya. “Orang sekarang sudah pintar. Media Kristen harus memiliki moral yang baik,” katanya.

Di sisi lain, Jhon mengingatkan untuk para wartawan media Kristen untuk terus menjaga kredibilitasnya dengan menulis berita yang benar dan tidak hoaks. “Wartawan harus bebas, mandiri, kreatif dan pahami hukum-hukum yang tidak boleh dilakukan apalagi SARA,” katanya dan menegaskan wartawan juga wajib menyuarakan kebenaran apapun.

Baca juga:  Dukungan GAMKI Terhadap Vaksinasi Covid-19

Sementara itu, dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh tanggal 9 Februari, Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya menilai jasa insan pers sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia selama ini dan di masa yang akan datang. Ia pun mengajak insan pers bersama-sama untuk terus membangun harapan dan menyuarakan optimisme dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Pemerintah terus membuka diri terhadap masukan dari insan pers. Mari kita bersama-sama membangun harapan, menyuarakan optimisme, dan kita ingin berhasil melakukan penanganan krisis kesehatan dengan penanganan krisis ekonomi dan juga ingin meraih banyak lompatan-lompatan kemajuan,” kata Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here