Melihat Janji Pdt. Dr. Frans Pantan untuk STT Bethel Indonesia

0
Ilustrasi : Ketua STTBI Pdt. Dr. Frans Pantan 2020-2024

Sekolah Tinggi Bethel Indonesia (STTBI) atau yang dulu dikenal dengan sebutan ITKI (Institut Theologia dan Keguruan Indonesia) beranjak dari visi Tuhan kepada hamba-Nya, Pdt. H.L. Senduk pada tahun 1953, yakni menyelenggarakan pendidikan theologia bagi mereka yang terpanggil untuk menjadi hamba Tuhan.

Dalam pekermbangannya, STTBI telah memiliki beberapa prodi, seperti S1 Teologi Kependetaan, S1 Pendidikan Agama Kristen, S2 Kependetaan, S2 Pendidikan Agama Kristen, S2 Konseling, S3 Teologi, Magister Artium dan Doktor Ministri.

Tahun 2020, tepatnya bulan November STTBI memiliki ketua baru periode 2020-2024 yaitu Pdt. Dr. Frans Pantan, D.Min. Pelantikan digelar di GBI Petamburan dengan dihadiri beberapa pengurus yayasan dan disiarkan secara daring melalui Youtube Channel STT Bethel Indonesia, Rabu (11/11/2020).

Tim pujian dalam ibadah pelantikan Pdt. Frans Pantan.

Turut hadir Sekum BPH GBI Pdt. dr. Josafat Mesach, Ketua Yayasan Bethel Indonesia Pdt. Kiki Sadrach dan MP BPH GBI Pdt. Pudjo Setoto Abednego.

Pelantikan didahului dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Dr. Yonathan Wiryohadi dengan tema “Servant Leader” (Yesaya 32:8). Ia menjelaskan untuk menjadi pemimpin yang baik bukan hanya hati tapi juga kemampuan cakap.

Baca juga:  Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 di Seminari Bethel Jakarta

Apa yang dikatakannya berangkat dari keprihatinannya bahwa banyak pemimpin yang tidak paham tentang jiwa kepemimpinan. Hal ini membuat jabatan dipandang sebagai ladang untuk berkuasa dan memperkaya diri sendiri.

Pdt. Wiryohadi mengatakan sebagai pelayan Tuhan yang dibutuhkan dalam memimpin adalah sikap rendah hati seperti dalam Yohanes 13:3-5. Ada 4 hal sikap yang harus dilakukan yaitu tidak melakukan pencitraan, tidak menuntut, berorientasi melayani Tuhan dan mendahulukan kepentingan orang lain.

Pdt. Dr. Yonathan Wiryohadi.

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan pelantikan Pdt. Frans sebagai Ketua STTBI periode 2020-2024 yang dipimpin Pdt. Wiyohadi. Maish dalam sesi yang sama, terungkap bahwa Pdt. Frans terpilih secara aklamasi dalam rapat yayasan tanggal 5 November 2020.

Setelah membacakan SK dan surat tugas, Pdt. Frans didoakan Pdt. Pudjo Setoto Abednego dengan ditemani Pdt. Wiryohadi dan Pdt. Kiki Sadrach.

Sementara itu, Pdt. Frans dalam sambutannya berjanji akan membawa STTBI tampil lebih unggul. Ia juga ingin membuat para pengajar hingga mahasiswa terlatih dalam bidang technology, information and communication (TIC). “Kita akan menjadikan STT ini sebagai kampus berbasis riset tentang isu Pentakosta dengan cara bekerja-sama Departemen-departemen terkait di BPH GBI,” ungkapnya.

Baca juga:  DPP PIKI: Minta Aparat Keamanan Tegas dan Berikan Jaminan Rasa Aman Beribadah

Lebih jauh, Pdt. Frans akan menerapkan nilai kepada para dosen serta tenaga pendidik di STTBI yang ia beri nama E-Christ. E-Christ merupakan singkatan dari Excellent – Connecting, Humble, Responsible, Integrity, Smart, Trustworthy. “Kami akan menyusun Peta Jalan STT Bethel Indonesia, bahkan sampai menuju ke Institute Bethel University International. I am nothing, We are nothing, karena kita semua adalah para pelayan Tuhan, hamba Tuhan,” jelasnya.

Pdt. Frans mengungkapkan, usai dilantik dirinya akan safari secara daring dengan para BPD maupun BPLN GBI serta melakukan audensi dengan MP BPH GBI.

Di sisi lain, Ketua STTBI periode 2016-2020 Pdt. Dr. Purim Marbun dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepadanya selama menjabat. Menurutnya, apa yang bisa dicapai STTBI saat ini adalah hasil kerja keras bersama. “Kemajuan STT Bethel Indonesia selama empat tahun adalah kinerja kita bersama-sama. Mari kita dukung Pdt. Dr. Frans Pantan,” katanya dalam video sambutan. (Kontributor: LN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here