Menag Yaqut Cholil Silaturahim Dengan Uskup Agung Jakarta dan Bersedia Memberikan Sambutan di Perayaan 50 Tahun PGLII

0
Ilustrasi : Menteri Agama dan Uskup Agung Jakarta (Foto : dok. kemenag.go.id)

Jakarta – Seakan tidak pernah kenal lelah, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, terus melayani agama – agama yang ada di Indonesia. Lihat saja, Senin, (25/01/2021), memberikan materi dalam Sidang MPL PGI. Kamis (28/01/2021), menerima Ketua Umum PGLII beserta rombongan, yang menyampaikan sekaligus mengundang Menag untuk hadiri perayaan 50 Tahun PGLII. 

Rombongan PGLII, berkunjung ke Rumah Dinas Menteri Agama, Komplek Widya Chandra, Jakarta. “Terima kasih atas undangannya dalam perayaan 50 tahun PGLII dan saya bersedia memberi sambutan,” kata Menteri Agama. 

Foto Ketua Umum PGLII dan Rombongan bersama Menteri Agama (Foto : dok. kemenag.go.id)

Sebagai Menteri Agama yang baru, Yaqut Cholil Qoumas, meminta para pemuka agama tidak sungkan memberikan masukan kepadanya, guna perbaikan kualitas pelayanan dan kerukunan beragama. 

“Terima kasih atas masukan untuk Kemenag. Saya senang sekali dan saya berharap jangan sungkan untuk memberi masukan kepada saya dalam memimpin Kementerian Agama,”pintanya. 

Baca juga:  PGI Soal Kasus Teroris MIT di Poso: Pelecehan Terhadap Kemampuan Aparat Keamanan 

Setelah itu, pada Jumat (22/01) Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke Gereja Katedral, bertemu dengan Uskup Agung Jakarta Prof. Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo,

“Kunjungan silaturahim ini sudah lama saya rencanakan. Namun, karena padatnya kegiatan dan acara di Kemenag, sehingga baru sekarang bisa terwujud. Saya senang sekali bisa masuk ke sini. Sebelumnya saya hanya bisa melihat dari luar,” kata Menag mengawali perjumpaan dengan Uskup Agung Suharyo Hardjoatmodjo, seperti yang ada di halaman resmi Kemenag.

Dalam pertemuan itu, kedua tokoh mendiskusikan masalah penguatan moderasi beragama yang memang menjadi salah satu prioritasnya.  “Visi kebangsaan dan moderasi beragama menjadi prioritas kami,”kata Gus Yaqut Cholil. 

Pada kesempatan itu, Gus Yaqut Cholil mengungkapkan Kemenag sebagai milik semua umat, untuk itu sangat dibutuhkan dukungan umat Katolik Indonesia dalam upaya mengemban tugas di Kementerian Agama. 

Baca juga:  Sang Penterjemah Khotbah Telah "Pergi", Pdt. Abraham Lalamentik

Bahkan, Gus Yaqut Cholil memohon bimbingan Suharyo Hardjoatmodjo ditengah membangun cita-cita peradaban manusia ke arah yang lebih baik dari masing-masing agama.

“Tatanan ke depan hubungan antarumat beragama semoga bisa semakin baik,” katanya.

Kehadiran dari Menag Gus Yaqut Cholil, Keuskupan Agung Jakarta dan umat Katolik, Suharyo Hardjoatmodjo sangat berterima kasih.

“Kami gembira saat Njenengan ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama Republik Indonesia. Sebagai umat, kami mendokan semoga pelayanan yang Bapak Menteri Agama dan jajaran diberkati Tuhan sesuai dengan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia,”kata Suharyo Hardjoatmodjo.

Selesai berdiskusi ringan, sebelum Menag meninggalkan Gereja Katedral, ditawarkan oleh Suharyo Hardjoatmodjo terlebih dahulu mengajak Menag Yaqut untuk meninjau dari dekat Gereja Katedral. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here