Mengenal REGE, Pemuda Kristen di Banten

0
Komunitas Relawan Bergerak (REGE) Banten
REGE usai melakukan penyemprotan di kantor Wilayah Kemenag Serang Banten

Pandemi membuat susah, kira-kira itu yang dialami kebanyakan orang. Banyak usaha yang tutup sampai banyaknya pembatasan kegiatan. 

Namun ada sebagian orang yang justru mendedikasikan hidupnya untuk orang banyak. Bukan karena mereka sudah kaya melainkan karena memiliki hati yang mengasihi sesama. Mereka adalah Relawan Bergerak atau disingkat REGE. 

REGE merupakan gabungan dari para pemuda Kristen lintas denominasi dan organisasi. Diantaranya ada dari Departemen Pemuda dan Anak (DPA) GBI Banten, Tagana Rajawali Banten, Jaringan Pemuda Kristen Banten dan komunitas lainnya. 

Pandemi Covid-19 merupakan awal mula terbentuknya REGE, tepatnya bulan April 2020. “Aksi sosial perdana yaitu menjadi relawan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah Ibadah di Tangerang serta di panti asuhan. Sedikit banyak, kegiatan ini membantu para tokoh agama untuk mencegah penyebaran covid 19 di rumah-rumah ibadah,” ungkap salah satu pengurus REGE, Pdt. Doni Susanto. 

Baca juga:  Pdt. SAE Nababan “Dilepas” PGI dari Grha Oikumene

Selanjutnya, pada bulan Mei 2020 bekerjasama dan bersama-sama dengan pemuda lintas agama di Banten, bergerak dalam berbagi nasi bungkus kepada masyarakat di kota-kota dan kabupaten di provinsi Banten. “(Puji Tuhan) Aksi ini mendapat respon positif dari masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat di Banten, yaitu kepedulian untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi corona,” ungkapnya.

Kemudian REGE juga menyalurkan bantuan sembako kepada para pendeta maupun pengerja di Provinsi Banten yang terdampak secara ekonomi. Beberapa waktu lalu REGE juga ikut serta dalam kegiatan penyemprotan disinfektan di Kawasan kantor Wilayah Kemenag, Serang, Banten dalam rangka Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI yang ke-75 dan Pondok Pesantren Al Wahdah, Serang. 

Baca juga:  Cara Isoman Covid-19 yang Benar, Ini Penjelasan Kepala Penanganan Covid-19 di RSUD Cengkareng

“Sebelumnya juga telah dilaksanakan Baksos di daerah lebak dan MD GPdI Banten turut berpartisipasi memberikan bantuan beras sebanyak 500 kg, Muspija Banten memberikan bantuan minyak 100 kg, kecap 100 pcs dan gula 100 kg,” jelasnya. 

Dari sisi pendanaan, selama ini berbagai kegiatan bisa terlaksana dengan baik karena kuasa Tuhan sekaligus kebaikan dari para donatur. “REGE (akan) terus bergerak dalam situasi dan kondisi yang diperlukan dalam masyarakat. (REGE) tidak memandang SARA dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Pdt. Doni. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here