MUNAS MUKI 2021 Tetap Berjalan dan Dilakukan Secara Daring

0

JAKARTA – Majelis Umat Kristen Indonesia atau MUKI memasuki awal tahun 2021 sedang mempersiapkan Munas MUKI yang akan diadakan buka Juli 2021 mendatang. MUKI yang merupakan organisasi beranggotakan para profesional dan rohaniawan Nasrani mengadakan pertemuan awal tahun 2021 ini dengan Pertemuan Pengurus DPP dengan Pengurus DPW/DPD/PK serta Pengurus LBH dan Koperasi. Pertemuan tersebut dilakukan dengan aplikasi zoom pada hari Sabtu (30/01/2021) dihadiri hampir 200 orang dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum MUKI, Djasarmen Purba,S.H., menjelaskan kepada vifamedia melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (01/02/2021), menjelaskan jalannya acara tersebut. Acara menampilkan Refleksi tahunan dari 3(tiga) narasumber mewakili Pengawas dari MUKI, antara lain Laksma (Purn).Drs. Bonar Simangunsong, Msc., mewakili Penasehat MUKI, Mayjen (Purn) Simanjuntak dan KETUM MUKI Djasarmen Purba SH. Dari refleksi ketiga narasumber tersebut menggumuli kegiatan MUKI periode lalu serta mengambil hikmah nya dan menyusun program MUKI di masa depan.

Ketua Umum MUKI 2016-2021, Djasarmen Purba, S.H. Foto: MUKI

Kegiatan MUKI sejak tahun 2020 awal pemberlakuan PSBB, selalu menghindari aktifitas tatap muka untuk mengikuti pemberlakuan PSBB sampai dengan kebijakan PPKM saat ini.

Baca juga:  Tumbuhkan Sikap Toleran Sejak Muda 

Djasarmen Purba, S.H., menerangkan bahwa kepengurusan MUKI periode tahun 2016-2021 akan berakhir pada Juli 2021. Dalam rangka periodesasi, DPP MUKI akan membentuk SC dan OC untuk mempersiapkan Munas kedua yang akan diadakan dengan online (zoom) dan tatap muka terbatas. “Kami mulai membiasakan diri menghadapi pandemi Corona ini, tidak dengan tatap muka dalam mengadakan rapat Kepengurusan MUKI,” ujar Djasarmen.

Pandemi yang belum surut dan belum tentu kapan berakhirnya, menurut Djasarmen tidak membuat MUKI untuk mundur dalam pelaksanaan MUNAS Juli 2021. Persiapan yang dilakukan untuk Munas MUKI seperti tata-tertib, pembahasan AD/ART dan persiapan teknis (prasarana dan sarana) sudah dipersiapkan.

Djasarmen juga menjelaskan sesungguhnya pelaksanaan PPKM terkendala jika masyarakat tidak mau kerjasama bersama Pemerintah. “Pemerintah tidak boleh didiamkan kerja sendiri. Virus yang mudah menular harus dilawan secara gotong-royong mengikuti Protokol Kesehatan,” tegasnya.

Baca juga:  PGI Menghimbau Warga Gereja Terus Ikut Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19

Dalam pertemuan pengurus MUKI awal tahun, Sabtu (30/01/2021) yang lalu, Djasarmen menjelaskan bahwa ada menyinggung mengenai MUNAS MUKI. Ketika wacana tersebut dilemparkan, ternyata rekan-rekan dari daerah sangat antusias menyambutnya. “Munas jalan terus pada bulan Juli 2021. Dan kami juga telah menyurati Menteri Agama RI agar bersedia membuka Munas MUKI,” katanya mengenai kesiapan dari Munas MUKI tahun ini.

MUKI menurut Djasarmen terus berjuang untuk kepentingan umat nasrani di Indonesia. Ia mengajak umat Nasrani bersama umat agama lainnya mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila sebagai ideologi bangsa tegas Djasarmen tidak bisa digantikan dengan ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila.

Lembaga Gereja maupun Ormas menurut Djasarmen harus memikirkan umat atau anggota jemaat agar bisa bertahan hidup dalam menghadapi situasi ekonomi dewasa ini.”MUKI sedang dilakukan saat ini salah satunya mempersiapkan pelatihan-pelatihan di bidang ketrampilan dan pengembangan usaha di bidang ekonomi yang bisa membantu masyarakat kedepannya,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here