Mupel XV Moria GBKP Digelar Secara Hybrid, Pdt. Suenita Sinulingga Terpilih Menjadi Ketua Umum

0
Mupel XV Moria GBKP
Pdt Suenita Sinulingga (kiri) dilantik sebagai Ketua Umum Moria GBKP oleh Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Krismas Imanta Barus. (Foto-foto: Tangkapan layar)

Medan – Pdt. Suenita Sinulingga terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Moria (Kaum Ibu) GBKP periode 2020-2025 pada Musyawarah Pelayanan (Mupel) XV Moria, Senin-Selasa (17-18/5/2021). Terkait pandemi, Mupel diadakan secara hybrid yakni secara onsite di salah satu hotel di Medan dan online melalui kanal Youtube Moderamen GBKP.

Para pengurus dilantik oleh Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt. Krismas Imanta Barus dalam ibadah penutupan Musyawarah Pelayanan, Selasa (18/5/2021). Dalam kepengurusannya, Pdt. Suenita dibantu Pdt. Nurbety br Ginting (Sekretaris Umum) dan Pt. Kartini br Surbakti (Bendahara Umum).

Ketum, sekum, bendum dipilih oleh para pengurus klasis yang memiliki hak suara dari kediamannya masing-masing. Kemudian suara mereka dikumpulkan menjadi satu oleh panitia sidang yang berada di lokasi persidangan. Sedangkan pemilihan bidang lainnya dilakukan secara formatur oleh 3 pengurus yang telah terpilih, 27 perwakilan klasis dan 1 Moderamen.

Baca juga:  Mujizat Tuhan Bagi Negeri di Atas Awan Melalui Presiden Jokowi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Republik Indonesia (PPPA) Bintang Puspayoga yang hadir secara virtual mengajak Moria dan GBKP untuk mengubah citra perempuan yang saat ini masih sering dipandang sebagai kelompok rentan.

“Perlu menjadi perhatian bagi kita semua bahwa kerentanan perempuan bukan karena dirinya lemah, tapi karena pemikiran dan kontruksi sosial patriarki menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah dari laki-laki. Kondisi ini membawa perempuan jadi punya banyak permasalahan, seperti stigmatisasi, marjinalisasi hingga kekerasan berbasis gender,” ungkapnya.

Bintang mengungkapkan, pandemi ini membuat permasalahan perempuan menjadi semakin kompleks. Dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk menanamkan prinsip kesetaraan gender sedini mungkin.

“Berbagai program dan rencana kerja yang telah dimusyawarahkan oleh Moria GBKP ini merupakan langkah awal dari pembangunan nasional yang mengedepankan kesetaraan terutama bagi perempuan Batak Karo. Untuk mencapai kesetaraan gender dibutuhkan kerjasama bagi setiap pihak untuk berjuang bersama,” jelasnya.

Baca juga:  Dr. John Palinggi Bicara Blak-Blakan Soal Stimulus Ekonomi yang Diberikan Pemerintah Jokowi

Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt. Krismas menyambut apa yang dikatakan Bintang. Ia sepakat bahwa perempuan merupakan aset yang perlu dijaga dan berdayakan bagik dalam keluarga, masyarakat, gereja hingga bangsa. “Kami sungguh mengucap syukur untuk arahan dari Ibu Menteri. Ini mengingatkan kami betapa berharganya kaum perempuan dan kaum ibu, baik di tengah masyarakat, keluarga, dan negara kita,” katanya.

Pdt. Krisman mengungkapkan dari jumlah jemaat GBKP saat ini kurang lebih 350 ribu jiwa, di mana 73 ribu diantaranya merupakan perempuan.

Sebagai informasi. Sebelumnya dalam pembukaan, Senin (17/5/2021) turut hadir Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi dan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here