Mutasi Virus Corona Baru di Inggris Menyebabkan Pemblokiran Negara-negara Eropa ke Inggris

0

LONDON –Pada hari Minggu (20/12/2020) waktu setempat, Departemen Kesehatan Negara Kerajaan Inggris melalui Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock dilansir oleh BBC mengatakan pada bahwa pemerintah telah memberlakukan lock down atau penguncian yang ketat di masa Natal dan tahun baru di London dan Inggris tenggara karena jenis baru virus Corona sudah di luar kendali. Jenis varian virus tersebut dinamakan VIU 202012-01. Banyak negara-negara tetangga memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat atas kekhawatiran tentang jenis baru virus corona yang menyebar di bagian tenggara Inggris.


Negara-negara di seluruh dunia telah menghentikan perjalanan udara ke Inggris, sementara Prancis telah melarang truk masuk selama 48 jam saat varian baru dinilai. Namun, ada peningkatan harapan pada hari Senin bahwa Prancis akan mengizinkan lalu lintas kembali mengalir, dengan pengemudi truk harus melakukan tes virus korona secara cepat pada saat kedatangan.
Dalam keterangan kepada pers yang dilansir CBN News, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan memimpin pertemuan komite darurat pemerintah Senin malam waktu setempat (21/12/2020) di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pembatasan baru yang dapat menyebabkan kekurangan makanan jika tidak segera dibatalkan. Pemerintah telah mendesak agar tidak melakukan perjalanan ke Kent, daerah tenggara Inggris di mana banyak pelabuhan berada.
Perjalanan untuk kepentingan transportasi dari Inggris dan Perancis sementara dibatasi. Menteri Transportasi Prancis Jean-Baptiste Djebbari mengindikasikan bahwa solusi masalah ini dapat ditangani. Dalam akun tweeter, dia mengatakan, “ bahwa dalam beberapa jam mendatang, di tingkat Eropa, kami akan menerapkan protokol kesehatan yang solid sehingga aliran dari Inggris dapat dilanjutkan,” ujarnya.

Baca juga:  Komjen Pol Dharma Pongrekun: Kembali ke Gambar Allah


Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa mengatakan Senin (21/12/2020) bahwa sementara analisis awal di Inggris menunjukkan varian baru dari virus corona secara signifikan lebih dapat ditularkan, tidak ada indikasi bahwa infeksi lebih parah. Namun, para ahli telah menekankan bahwa meskipun jenis baru tidak lebih mematikan, tidak dapat dihindari lagi bahwa lebih banyak kasus akan menyebabkan banyak yang harus menjalani rawat inap dan kematian terkait virus berikutnya.

Baca juga:  Program Kampung Tangguh di Kota Bekasi lawan efek Pandemi Covid 19


Diharapkan persebaran mutasi dari virus VIU 202012-01 ini dapat dicegah tangkal oleh pemerintahan Inggris dan juga tidak sampai menyebar luar lagi ke wilayah benua lain, apalagi dengan kondisi alam Inggris yang memasuki bulan Desember sampai Januari 2021 nanti dengan suhu dingin yang sangat memacu perkembangan virus baru tersebut. (Jaya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here