Natal GBI VIFA “Mujizat Natal”, Ps Debby Basjir: Tuhan Datang Bereskan Dosa

0

Jakarta – 25 Desember menjadi hari yang sangat special bagi seluruh umat Nasrani di dunia. Moment Natal yang selalu dinantikan kini hadir, meskipun keterbatasan dialami saat moment Natal ini, tetapi tidak mengurangi sukacita dan makna Natal yang sebenarnya.

Salah satunya GBI Victorious Family, penggembalaan Ps. Abraham Conrad Supit ini melakukan perayaan ibadah Natal 25 Desember 2020 secara tatap muka dan Daring. Adapun secara tetap muka dilakukan protokol Kesehatan ketat dalam pelaksanaanya. Mulai dari pembatasan durasi acara, pembatasan kuota yang hadir, dan proteksi diri antara lain wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Gita Sorga” menjadi lagu pembuka pada perayaan ibadah Natal kali ini. Lagu yang sangat dirindukan di moment Natal ini, dibawakan Tim Praise and Worship, tampil padu sambil mengajak jemaat yang hadir untuk bernyayi bersama.

Khotbah Natal dengan tema “Mujizat Natal” disampaikan Ps. Debby Basjir. “Kita percaya bahwa mujizat Natal itu adalah mujizat yang terbesar”, kata Debby dalam memulai khutbahnya. Hal ini menurut debby dikarenakan adanya keselamatan melalui kelahiran Juru Selamat Yesus Kristus. Ps. Debby Basjir juga mengajak selururuh jemaat yang hadir maupun yang menyaksikan live streaming untuk membaca Firman Tuhan Lukas 1: 67-79.

“Yesus datang ke dalam dunia ini membawa keselamatan, saudara dan saya diampuni semua dosa dan pelanggaran kita”, pungkas Debby yang langsung diamini oleh jemaat yang hadir. Apabila kita menghitung dosa dan pelanggaran manusia, maka tidak ada satupun yang dapat selamat, maka dari itu Tuhan Yesus datang memberikan keselamatan. Debby pun menambahkan sehebat apapun orang di dunia ini usaha pasti ada dosa.

Baca juga:  The Holy Land : Yerusalem Menantikan Kembali Kembalinya Jutaan Umat Kristen

Ps. Debby membagikan kisah hidupnya terdahulu yang tidak mengenal Tuhan, yang selalu berpikir dengan berbuat dosa akan mendapat kebahagiaan, tetapi itu sebaliknya semakin tetekan dan tidak ada damai sejahtera. Ps. Debby menambahkan alasan Tuhan Yesus datang membereskan dosa. Pertama, dosa menghancurkan hubungan manusia dengan Tuhan.

“Karena itu orang yang sudah mengenal Yesus, Alkitab berkata di dalam Kristus kita adalah ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu, yang baru itu sudah datang”, serunya.

“Orang yang paling berbahagia di dunia ini bukan orang kaya, tapi orang yang hidupnya yang sudah diperdamaikan dengan Tuhan”, tambahnya.

Kedua, Yesus datang untuk menyinari kita dari kegelapan dan dalam naungan maut. Maut tidak hanya berbicara tentang kematian. Semua orang pasti mengalami kematian. Ps Debby mengingatkan jangan takut menghadapi hari-hari ini, jaga Kesehatan dan yang terpenting menjaga iman percaya kita kepada Tuhan Yesus Kristus. “Jaga sistem imun, tetapi yang terutama sistem iman dijaga”, serunya.

Menurut Debby, hari-hari ini roh ketakutan melanda manusia dimanapun melalui virus Covid-19 yang sampai saat ini belum terselesaikan yang mengakibatkan kematian. Sehingga manusia menjadi takut untuk mati, manusia sepertinya hanya menjaga kesehatannya tetapi tidak menjaga imannya.

Baca juga:  Ev. Dharma Pongrekun Ingatkan Manusia ‘Diprogram’ untuk Memancarkan Kemuliaan Tuhan

Setelah penyampaian Firman Tuhan, dilanjutkan dengan sesi saklramen Perjamuan Kudus yang dipimpin langsung Gembala Sidang, Ps. Abraham Conrad Supit dan langsung dilanjutkan dengan penyalaan lilin Natal didampingi istri Ps. Levina Supit beserta Ps. Suryadi Wijaya dan istri selaku YMGS GBI Victorious Family Apartemen Robinson.

Bersama jemaat yang hadir menyanyikan lagu Malam Kudus sembil mengangkat lampu yang telah disiapkan. Syahdunya lagu Malam Kudus yang dibawakan tim praise and Worship GBI VIFA sangat amat terasa.

Dalam Pesan Natalnya, Ps Abraham Conrad Supit, melalui lilin yang dinyalakan menggambarkan sebagai terang Kristus ada dalam segala aspek kehidupan, sehingga melalui terang ini kita menjadi saksi Kristus.

“Mujizat Tuhan ya dan amin, Dia rindu memberkati, dia rindu datang dalam hidupmu”, katanya

Lagu Hai Mari Berhimpun menjadi lagu penutup acara sebelum doa berkat yang dipimpin langsung Ps. Abraham Conrad Supit. Setelah menutup dengan doa berkat, Ps. Abraham berpesan kepada seluruh jemaat untuk maju terus dan memenangkan jiwa bagi kemuliaan nama Tuhan, dengan target minimal satu jiwa/jemaat/bulan.

“Tahun 2021, kita yakini Imani percaya, tahun itu saudara dan saya akan bangkit keluar lebih dari pemenang”, serunya.

“Kita tinggalkan tahun 2020 dan menyongsong tahun 2021 dengan tekad persembahkan jiwa-jiwa bagi kemuliaan nama Tuhan”, tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here