Pandemi Tidak Menghalangi Pemuda Remaja GMIM Baitel Kema 2 Ikuti Ibadah Paskah

0
Pemuda dan Remaja GMIM Baitel Kema 2 Wilayah Kema sedang mengikuti renungan Paskah di Pantai Triple M

Minahasa – Situasi dan kondisi Indonesia sejak awal Tahun 2020 sampai tahun 2021 ini masih terus berjuang untuk keluar dari penularan atau penjangkitan Covid-19. Mendekati Paskah, banyak gereja memutuskan, ada yang ingin menggelar Ibadah Paskah secara onsite.

Bersamaan dengan itu, muncul kekhawatiran tentang terjadinya penjangkitan atau penularan Covid-19. Sedangkan yang ingin menggelar ibadah Paskah online memahami jemaat ingin sekali mengikuti ibadah onsite. 

Kalau ada gereja yang masih pikir-pikir cara apa yang harus dipakai, berbeda dengan pemuda dan remaja Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Baitel Kema 2, Wilayah Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, yang telah memutuskan menyelenggarakan Ibadah Paskah 2021 ini di alam terbuka.

Pantai Triple M Manget, menjadi tempat Ibadah Paskah dari Pemuda dan Remaja GMIM Baitel Kema 2, yang Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), Pdt. Cherly Sumlang-Dien, M.Th.

Baca juga:  Kondisi Terkini Para Tokoh Agama Usai Divaksin

Untuk pemberitaan renungan disampaikan, Khadim, Bryan Bawanda, S.Th. “Melalui Kebangkitan Kristus kita diingatkan kembali untuk menjadi pembawa berita tentang luar biasanya kuasa Kebangkitan Yesus. Ketika Allah melalui AnakNya yang menjadi manusia mengorbankan diriNya dan menebus kita dari segala dosa serta mengalahkan kuasa Maut,” urainya di depan kurang lebih 100 peserta.

Bryan Bawanda mengajak Pemuda dan Remaja untuk merefleksikan makna kebangkitan sebagai suatu pesan bagi semua orang percaya untuk menjadi saksi dari kebangkitanNya yang membawa kemenangan bagi semua umat manusia.

Setelah Ibadah Paskah, acara bebas yang dipandu pengurus dan panitia yang ada. Tetapi sebelumnya perut para peserta diisi dulu, makan siang. 

Baca juga:  Refleksi Ibadah Women Army For Revival, Tetap Fokus dan Percaya pada Tuhan

Setelah makan siang, mulailah para pengurus dan panitia mengadirkan berbagai games kreatif yang wajib diikuti semua peserta. Games yang dilangsungkan antara lain, mencari telur Paskah di pasir pantai, bisik-bisik ayat Alkitab dari satu orang ke orang yang lain.

Acara ditutup dengan mandi bersama di Pantai. Bisa dibayangkan suasana bila ada 100 orang Pemuda dan Remaja berkumpul? Itulah suasana yang sesungguhnya terjadi. 

Pengurus dan panitia berharap Ibadah Paskah Pemuda dan Remaja GMIM Baitel Kema 2 ini menjadi berkat dan contoh serta teladan bagi semua anak-anak muda dan remaja gereja agar terus hidup menyenangkan hati Tuhan Yesus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here