Para Ahli di Indonesia Menemukan Titik Terang Obat untuk Kesembuhan Pasien Covid-19

0

Jakarta – Melihat perkembangan dari masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menuju ke Tatanan Hidup Normal atau New Normal, ada penurunan jumlah PDP (Penderita Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan) di beberapa daerah yang sebelumnya daerah merah menjadi daerah hijau. Salah satu tindakan pencegahan terhadap Covid-19 adalah pola hidup sehat, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menyemprot barang-barang yang tersentuh dengan disinfektan.

Sampai sekarang ini belum ada vaksin atau obat untuk penderita Covid-19. Berbagai negara berusaha menemukan obat atau vaksinnya, termasuk Indonesia. Pemerintah dalam hal ini melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jumat (12/6/2020) mengumumkan bahwa 5 (lima) kombinasi obat yang efektif dapat melawan Virus Corona.

Obat-obat tersebut telah melalui penelitian dan studi banding yang dilakukan oleh beberapa pakar di Indonesia. Bahkan, penelitian ini telah disesuaikan dengan strain virus yang ada di Indonesia hingga menerima surat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

BACA JUGA  Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, Pdt. Timotius Arifin, Pdt. Dr. Rubin Adi dan Pdt. Gilbert Lumoindong Ikut Menyemarakkan HUT GBI Victorious Family ke-29

Seperti yang dilansir oleh beberapa media, Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga, Dr dr Purwati, SpPD, K-PTI FINASIM, memberikan keterangan bahwa 5 (lima) kombinasi obat ditemukan setelah para ilmuwan melakukan penelitian dari 14 regimen kombinasi obat yang sudah ada saat ini.

Hasil pengujian menunjukkan, kombinasi obat tersebut dapat menurunkan jumlah Virus Corona yang tadinya dari ratusan ribu menjadi hingga tidak terdeteksi dalam kurun waktu 24 jam.

BNPB dalam siaran persnya yang dipandu, dr. Purwanti mengatakan, tim sudah mendapatkan 5 (lima) kombinasi regimen obat yang mempunyai potensi cukup efektif dan bagus untuk menghambat serta menurunkan perkembangbiakan sel dari virus tersebut.

BACA JUGA  Dr. John N Palinggi : Hidup Rendah Hati Dapat Mengatasi Semua Masalah

Adapun 5 (lima) kombinasi obat yang diumumkan bisa efektif menghambat perkembangbiakan sel antara lain, Lopinavir-ritonavir-azitromisin, Lopinavir-ritonavir-doksisiklin, Lopinavir-ritonavir-klaritromisin, Hidroksiklorokuin-azitromisin, Hidroksiklorokuin-doksisiklin.

dr. Purwati, menjelaskan Regimen kombinasi dari obat Corona tersebut tidak dapat untuk diperjualbelikan secara bebas dikhalayak ramai, karena sifatnya sangat berbahaya jika salah.

Diakhir penjelasannya, dr. Purwanti mengatakan hasil penelitian ini merupakan kolaborasi antara Universitas Airlangga, BNPB, dan juga Badan Intelijen Negara. Untuk itu, pihaknya telah memproduksi obat tersebut yang kemudian diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat yang akan mendistribusikan obat kepada seluruh rumah sakit rujukan.(Vifa 6).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here