Para Pendukung Pro Jokowi Mengambil Sikap Mengawal Perubahan Untuk Rakyat

0
ilustrasi: konferensi Pers para pendukung jokowi

JAKARTA- Pada hari Sabtu (12/12/2020), para aktivis pendukung Pro Jokowi mengadakan Konfrensi Pers dengan beberapa awak media termasuk VIFA MEDIA yang hadir. Acara diadakan di Iceberg Café di Jl. Cikini Raya No.70, Jakarta Pusat. Para Pendukung Jokowi dimotori oleh beberapa tokoh seperti, Viktor Sirait, Panel Barus, Handoko, Jojo Wahab dan beberapa lagi tokoh pendukung Pro Jokowi mengadakan konsolidasi untuk merapatkan barisan mengawal pemerintahan Presiden Jokowi dalam melakukan perubahan untuk rakyat.


Dalam Konverensi Pers, para mendukung ProJokowi mengemukakan bahwa selama delapan bulan yang lalu ketika Presiden Jokowi menetapkan status darurat kesehatan untuk mengatasi Covid-19, satuan tugas penanganan Covid-19 mencatat jumlah kumulatif kasus positif sudah menembus angka 600 ribu dengan penambahan kasus baru berkisar 6.000-8.000 kasus per hari. Hal ini juga berdampak ke beberapa bidang yang akhirnya membuat terhambatnya kehidupan berbangsa.

Pro Jokowi juga mengungkapkan bahwa dibidang ekonomi terjadi kontraksi sehingga pertumbuhan menjadi negatif. Usaha besar dan kecil di segala bidang gulung tikar dan Badan Pusat Statistik memperkirakan lebih dari 29 juta orang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19. Kebijakan pembatasan fisik menghentikan berbagai sektor kehidupan dan menciptakan amarah dan frustrasi sosial di sebagian masyarakat. Belum lagi penghujung tahun sebagian wilayah Indonesia dilanda badai La Nina yang berakibat ancaman banjir bandang, longsor, curah hujan ekstrem dan juga gangguan bagi sektor pertanian. Selama tahun 2020 Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat tidak kurang dari 2.745 kejadian bencana di seluruh Indonesia yang berakibat sekitar 6 juta orang menderita dan mengungsi.

Baca juga:  HARUS TEGAS ! WNA DILARANG MASUK INDONESIA DI MASA PPKM


Ditambah lagi menurut Pro Jokowi ditengah semua kesulitan itu muncul gerakan intoleran yang mengancam kemajemukan bangsa. Para pemimpin gerakan ini menurut mereka sudah mengeksploitasi kondisi yang sulit untuk kepentingan politik yang sempit. Di berbagai tempat intoleransi ini sudah berkembang menjadi kekerasan sektarian yang sangat meresahkan.
Oleh sebab itu, Para Pendukung Presiden Jokowi yang sudah berjalan selama dua periode ini melakukan KONSOLIDASI PENDUKUNG JOKOWI agar tetap solid dan memiliki komitmen kuat terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi. Para pendukung Jokowi mengambil beberapa sikap bersama untuk segera mengatasi krisis yang sedang terjadi agar lebih efektif. Beberapa Langkah yang diambil diantaranya :

  1. Presiden perlu melakukan konsolidasi dan mengoptimalkan seluruh kekuatan dan sumberdaya, baik pemerintah maupun masyarakat sipil, untuk mengatasi krisis multidimensional ini. Presiden hendaknya membuat kebijakan yang tegas dan menyeluruh, dan memimpin langsung langkah penanganan krisis ini.
  2. Presiden perlu mengundang semua kekuatan di bidang ekonomi, dari usaha besar sampai UMKM dan koperasi, dari serikat buruh sampai perempuan kepala keluarga, dari dunia akademik sampai praktisi start-up, di desa maupun kota, untuk merumuskan strategi pemulihan ekonomi nasional yang menyeluruh dan efektif.
  3. Presiden perlu melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet sehingga pimpinan kementerian dan lembaga tidak menjadi beban yang berakibat turunnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah Kami menyambut baik sikap tegas Presiden terhadap para menteri yang menjadi tersangka kasus korupsi.
    Diakhir Konfrensi pers yang dihadiri beberapa awak media berita, para Pendukung Pro Jokowi menghimbau seluruh elemen kebangsaan untuk bersatu menghadapi krisis multidimensional ini. Sebagai langkah konkret, para pendukung pro Jokowi menggulirkan Forum Kebangsaan yang akan menjadi wadah konsolidasi kekuatan seluruh unsur masyarakat dalam menyumbangkan pemikiran demi kemajuan bangsa. (Jaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here