Pdt. Lipiyus Biniluk : Masih Banyak Suku yang Belum Tersentuh Injil

0
Penginjilan
Ilustrasi penginjilan di sebuah suku. (Foto-foto: Istimewa)

Tangerang – Masih banyak suku yang belum dijangkau oleh injil. Hal ini diungkapkan oleh seorang tokoh Kristen di tanah Papua sekaligus Ketua FKUB Provinsi Papua Pdt. Lipiyus Biniluk. Ia mengatakan hal tersebut terjadi karena masih banyak hamba Tuhan khususnya gereja yang belum aktif melakukan penginjilan di daerah terpencil.

“Ketika saya masih memimpin salah satu sinode beraliran injili di Indonesia (GIDI-red), saya memiliki data daerah (suku) mana saja yang belum dijangkau. Saya lihat juga ada banyak gereja besar dan sinode di Indonesia, tapi kenapa lagi-lagi suku belum dijangkau? Lebih baik sisihkan dana untuk mewujudkan pekabaran injil dalam konteks Amanat Agung,” ungkapnya dalam webinar yang diadakan Menara Doa Banten, Jumat (5/3/2021).

Baca juga:  Begini Cara Mengajak Generasi Z Terlibat dalam Pekabaran Injil dan Pemuridan

Pdt. Lipiyus mengungkapkan dari penduduk Indonesia saat ini yang kira-kira 270 juta jiwa, 35 juta diantaranya adalah umat Kristen. Namun, dari 35 juta jiwa, hanya sekian persen yang benar-benar sudah lahir baru. “Kalau Kristen (KTP) itu baru di pinggir kerajaan Allah, kalau yang lahir baru itu ada di dalam kerajaan Allah,” katanya dengan sedikit bercanda.

Ia pun mengutip ayat dari Matius 28:19-20. Menurutnya, kalimat “pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku….” memiliki makna bahwa Tuhan menginginkan umat-Nya untuk menjangkau suku-suku. “(Ayat tersebut) bukan bicara nation (bangsa secara harafiah) tapi bicara soal suku di seluruh bumi. Artinya kita harus memiliki target untuk menjangkau suku-suku yang belum terjangkau oleh penginjilan,” jelasnya.

Baca juga:  Ketum PGI: Perlunya Revitalisasi Gerakan Penginjilan

Pdt. Lipiyus mengajak para hamba Tuhan untuk mulai peduli terhadap suku yang belum terlayani injil. Itu perlu dilakukan untuk menuntaskan Amanat Agung Tuhan. “Maka itu diperlukan real action dan doa untuk menjangkau jiwa-jiwa. Dan untuk menjangkau jiwa-jiwa di suku dibutuhkan hati yang benar-benar tulus. Itu yang kita perlu para hamba Tuhan di Indonesia,” kata Pdt. Lipiyus.

Usai memaparkan materi, Pdt. Lipiyus mengajak beberapa peserta dalam webinar menceritakan pengalaman dalam melakukan penginjilan di berbagai tempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here