Pdt. Niko Njotorahardjo: Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower, Tanda Dimulainya Penuaian Jiwa Besar-besaran Secara Global

0
Menara doa azusa street
Begini wujud gedung yang akan dipakai Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower yang berada di Azusa Street. (Foto-foto: Tangkapan layar Youtube/Istimewa)

Jakarta – Memperingati peristiwa pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran di Azusa Street, Los Angeles, Amerika Serikat tahun 1906, para pimpinan gereja dan pendoa mengadakan ibadah syukur secara virtual, Kamis (15/4/2021).

Para pemimpin gereja yang dimaksud berasal dari Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jl. Gatot Subroto dan para pendoa lintas negara yang tergabung kelompok doa United Prayer Tower (UPT).

Ibadah tersebut diisi dengan pujian lintas negara, dari Indonesia sendiri pujian dipimpin Pdt. Welyar Kauntu. Sementara hamba Tuhan yang menyampaikan pesan Tuhan Ps. DR. Tim Hill, Ps Sean O’Neal dan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo.

Dalam renungannya, Pdt. Niko mengatakan ada dau hal yang membuat hari ini menjadi begitu bersejarah dalam perjalanan umat Pantekosta/Kharismatik. Pertama, memperingati 115 tahun kebangunan rohani di Azusa Street. Kedua, dimulainya Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower atau Menara Doa Azusa Street “Pentakosta Ketiga.”

“Menurut literlatur, William J Semor menempati Azuza Street pertama kalinya tanggal 14 April 1906, ada juga yang bilang tanggal 15 April 1906. Tapi hari ini kita mengcover 2 tanggal ini, 14 April diadakan di Kanada, Amerika dan 15 April diadakan di Indonesia. Haleluya!,” seru Pdt. Niko.

Pendeta yang sudah berusia 72 tahun ini menceritakan perjalanan panjang bagaimana Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower bisa berdiri. Semua berawal ketika pandemi Covid-19 melanda dunia. Saat itu, Tuhan memberikan hikmat untuk membuat United Prayer Tower yang diisi para pendoa lintas negara.

“Ketika mendoakan United Prayer Tower pada minggu pentakosta tahun 2020, saya mengerti dan saya mulai memperkatakan ‘United Prayer Tower adalah cikal bakal dari Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower’, hal ini terus kita perkatakan berulang-ulang dan Tuhan jawab hari ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Presiden Jokowi dan Pdt. Gomar Gultom Buka Sidang MPL – PGI 2021

Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower ada di gedung yang terletak di jalan Azusa tempat William J Semor memberitakan injil tahun 1906. “United Prayer Tower yang merupakan cikal bakal dari Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower, mulai hari ini namanya berganti Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower atau Third Pentecost APT,” tegasnya.

“Saya percaya di Amerika, Kanada dan Indonesia, hari ini merupakan hari yang bersejarah. Mulai hari ini Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower, Kick Off,” kata Pdt. Niko.

Menurut Pdt. Niko, Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower merupakan penggenapan dari nubuatan Cindy Jacob tahun 2018 dalam sebuah acara di SICC, Sentul, Jawa Barat. Ketika itu, Cindy menubuatkan Pdt. Niko sebagai pembawa pesan Pentakosta Ketiga. Kegerakan ini akan bergerak dari timur ke barat dan akan kembali ke Yerusalem.

“Saya diberikan pengeritan dari Tuhan bahwa barat adalah Amerika. Jadi kegerakan ini dari Indonesia (Asia) dan akan dibawa ke Amerika. Lalu dari Amerika akan menyebarkan kemana-mana. Saya sudah perkatakan ini di tahun 2019 di hadapan para pemimpin COG,” jelasnya.

Pdt. Niko menjelaskan lewat Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower, kegerakan Pentakosta Ketiga akan dimulai dari Amerika dan akan tersebar ke bangsa-bangsa.

Baca juga:  Refleksi Akhir Tahun 2020 Jaringan Doa Nasional, Harapan Memasuki Tahun 2021 Ditengah Pandemi.

“Jadi sekarang Tuhan mulai menyebarkan Pentakosta Ketiga mulai dari Amerika. Pertama mulai dari Niko Njotorahardjo hall di Oral Robert University (Amerika). Kedua, melalui Pentecostal Theological Seminary. Ketiga, Tuhan akan berkerja melalui Third Pentecost APT,” tutur Pdt. Niko

Menurut Pdt. Niko, Third Pentecost Azusa Street Prayer Tower direncanakan akan dipakai mulai bulan Agustus 2021. Ia pun berdoa pandemi Covid-19 bisa segera berakhir di Indonesia maupun dunia.

“Menara doa merupakan restorasi pondok daud yaitu doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam. Tuhan merestorasi pondok daud supaya terjadi penuaian jiwa besar-besaran. Jadi Third Pentecost APT merupakan tanda penuaian jiwa besar-besaran secara global,” katanya.

Tentang Azusa Street

Dilihat dari Wikipedia, Kebangunan Rohani di jalan Azusa merupakan sebuah momen kebangunan rohani yang sangat penting artinya bagi para penganut kaum Pentakosta.

William Joseph Seymour, hamba Tuhan yang melayani di Los Angeles saat itu menyewa sebuah gedung di jalan Azusa nomor 312. Gedung tersebut ia gunakan untuk ibadah (penginjilan) sekaligus tempat tinggalnya. Hingga suatu waktu, Roh Kudus tercurah di Azusa Street dan membuat orang-orang dipenuhi roh kudus. Mereka menari, menangis, memuji serta berbahasa roh. Peristiwa ini kemudian disebut dengan Pencurahan Roh Kudus atau Pentakosta Kedua.

Sedangkan Pentakosta Pertama terjadi di kamar loteng Yerusalem. Para murid Tuhan Yesus dibaptis dengan Roh Kudus, dengan tanda awal berbahasa Roh. Setelah itu murid-murid dipakai menjadi saksi Tuhan Yesus untuk melakukan Amanat Agung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here