Pdt. Rubin Adi : GBI Berikan Bantuan kepada Korban Bencana

0
Ilustrasi : Posko Pelmas dan Tagana Rajawali milik GBI di daerah Bencana. ( Foto : Dok. GBI)

Jakarta – Penularan Covid-19 di Indonesia belum juga terkendali, seperti yang dikatakan  Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, dimana, Sabtu (16/1/2021), telah terjadi rekor tertinggi kasus harian Covid-19, mencapai 14.224. Bersamaan dengan itu, Indonesia juga diperhadapkan dengan bencana yang terjadi dibeberapa daerah.

Dengan semangat persatuan dan kesatuan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), banyak lembaga ikut ambil bagian menanggung beban “penderitaan” dari para korban dan yang terdampak bencana.

Salah satu Lembaga yang terpanggil untuk ikut mengambil bagian, yaitu Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang dipimpin Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham. Lewat Pelayanan Masyarakat (Pelmas) dan Tagana Rajawali milik GBI, menyalurkan bantuan dari jemaat – jemaat GBI kepada korban dan yang terdampak bencana . “Kami ikut sedih dengan bencana yang ada. Tapi kami tidak mau berhenti hanya sedih. Kami (GBI) melalui Pelmas dan Tagana Rajawali turun membantu masyarakat yang terdampak bencana, diantaranya  di Sumedang, Jawa Barat (Tanah Longsor), di Mamuju – Majene (Gempa), di Kalimantan Selatan (Banjir) dan di Manado (Banjir) dan Bogor Jawa Barat (Banjir),”kata Pdt. Rubin Adi Abraham.

Baca juga:  3 Cara Kalahkan Godaan Dosa
Posko Pelmas dan Tagana Rajawali di Manado

Tidak hanya bantuan makanan, minum, pakai dan pemeriksaan kesehatan, serta obat – obatan, yang diberikan GBI, tetapi sang Ketua Umum, Pdt. Rubin, demikian ia akrab disapa, sudah meminta gereja – gereja di GBI untuk berdoa buat Indonesia, berdoa untuk para korban dan yang terdampak bencana. “Kami sudah memohon bantuan doa kepada jemaat – jemaat GBI untuk Indonesia, dan juga untuk para korban,”ungkapnya.

“Doakan agar pelayanan tim Tagana dan Pelmas GBI di Mamuju Sulbar ini dapat memberkati masyarakat korban dan terdampak gempa. Selain memberikan bantuan untuk makan, minum, pakai, dan obat – obatan, vitamin serta tenaga dokter, kami juga terus berdoa untuk mereka,”terangnya dan tak lupa mengatakan GBI juga telah membuka dapur air di RS Polri Kramat Jati untuk para keluarga korban Sriwijaya Air. Termasuk memberikan bantuan kepada para korban banjiran di pulau Bintan, dan juga Cisarua Bogor.

Baca juga:  HARUS TEGAS ! WNA DILARANG MASUK INDONESIA DI MASA PPKM

“GBI dibawah Pelmas dan Tagana Rajawali, memang sudah ada tim yang langsung bergerak ketika ada bencana atau masyarakat yang mengalami musibah,”.

Pdt. Budi Chayadi, Ketua Pelmas GBI mengatakan bantuan dari Pelmas dan Tagana Rajawali, disalurkan dengan bekerjasama Badan Pengurus Daerah (BPD) – BPD GBI di daerah bencana maupun yang terdampak.

“Bersama dengan Dept. Pelmas BPH GBI, BPD – BPD setempat, Pemerintah, tim Tagana bergerak untuk menyalurkan ratusan paket sembako di Manado, Desa Sese Utara dan Mamuju,”kata Pdt. Budi Chayadi.

“Pada Selasa (19/01/2021)  posko Dapur Air Tagana Rajawali di Manado dikunjungi oleh Kapolda Sulawesi Utara. Rabu, (20/01/2021) Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini mengunjungi lokasi korban bencana di Mamuju di mana, di tempat itu juga ada posko Dapur Air tim Tagana Rajawali yang menjadi tempat favorit warga untuk berkumpul.  Meskipun ada banyak tim Tagana Rajawali yang bergerak di lapangan, namun mereka tetap memperhatikan protokol Kesehatan,”ungkap gembala GBI di Lampung ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here