Pengaruh Media Kristen Online Di Lingkungan Umat Kristiani Indonesia

0

Sejak adanya pandemi Covid-19, berbagai sistem kehidupan banyak berubah. Bahkan keperkasaan media cetak dalam memberikan berita kepada masyarakat harus mengakui seakan tidak berdaya.

Masyarakat berpindah dengan cepat mengkonsumsi berita lewat media online. Bahkan yang tadinya berkuasa di media cetak, tidak dapat mengelak, harus melahirkan medianya dalam komunitas online, tak terkecuali media-media yang ada di Kristiani, termasuk beberapa nama media cetak besar, seperti Tabloid MITRA INDONESIA, harus menghadirkan tabloidmitra.com.

Melihat maraknya media-media online di lingkungan Kristiani Indonesia, Ketua Umum Badan Pekerja Harian (BPH) Gereja Bethel Indonesia (GBI), Pdt. DR. Rubin Adi Abraham, kehadiran media online di lingkungan Kristiani selama ini dalam pemantauannya pada netral.

Di sisi lain, pimpinan Gereja yang disebut-sebut sebagai salah satu Gereja terbesar di Indonesia ini melihat kehadiran media online Kristiani bisa saja negatif dan bisa juga positif, tergantung siapa pemimpinnya dan siapa wartawannya.

Baca juga:  Dipastikan, Tahun Ini Paus Fransiskus Menyampaikan Kotbah Natal Dari Ruang Pribadinya

“Yang penting bukan hanya the gun tapi the man behind the gun. Kalau orang yang menulisnya walaupun dia beragama Kristen tapi pikirannya negatif, cari sensasi yang murahan tentu hasilnya buruk.Tetapi kalau orangnya adalah orang Kristen yang rohani, punya wawasan luas, tentu akan berdampak positif,”terangnya dan mengingatkan, kehadiran umat Kristiani diantaranya dipanggil untuk menjadi pemberita kabar baik.

Pdt. DR. Rubin Adi Abraham meminjam pernyataan Ewan Gillion, “Injil itu adalah kabar baik. Jadi yang harus kita lakukan adalah kita membawa kabar pengharapan, kabar tentang sukacita, bukan kabar-kabar hoax yang akan merugikan masyarakat,”tuturnya dan melanjutkan, sebagai umat yang tinggal ditengah bangsa Indonesia, sudah seharusnya memiliki wawasan nasional, tidak boleh sektarian, walaupun media online Kristen, tetapi wajah yang dibawa adalah wajah kebangsaan yang diwarnai dengan hal-hal yang baik.

Baca juga:  Surat Apostolik Paus Fransiskus, Dorong Partisipasi Kaum Awam dalam Menyebarkan Iman Katolik

Gembala GBI Bethel Bandung dan memiliki banyak cabang tersebar di Indonesia ini menegaskan haruslah dijadikan landasan media Kristen, world view atau pola pikir, cara pandang tentang dunia yang berdasarkan Alkitab yaitu Firman Tuhan. Sebab kalau pakai nama Kristen tetapi tidak ada bedanya dengan yang umum, hanya sekedar beragama apa bedanya dengan yang lainnya.

“Nasihat saya, wartawan Kristen harus banyak baca firman Tuhan, dengarkan kotbah – khotbah dan membaca banyak buku yang berbobot. Ketika memiliki itu semua saya yakin ketika mengulas berita, itu tetap ada value yang kita lakukan,”harapnya. (Vifa5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here