Perginya Raditya Oloan, Pendeta Muda yang Konsen Melayani Kaum Milenial

0
Raditya Oloan
Raditya Oloan. (Foto: instagram @radityaoloan)

Jakarta – Kabar duka datang dari Ps Raditya Oloan Panggabean, seorang pendeta muda yang konsen melayani kaum milenial. Pendeta berusia 37 tahun tersebut tutup usia setelah berjuang melawan sakit asma dan sindrom badai sadikin, Kamis (6/5/2021).

Awalnya, Raditya dinyatakan positif Covid-19 sehingga harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun karena kondisinya semakin memburuk, ia dirujuk ke rumah sakit darurat covid di Wisma Atlet Kemayoran, tanggal 13 April 2021. Ia pun sempat memakai ventilator karena kesulitan bernapas.

Kondisinnya pun semakin membaik dan tanggal 1 Mei 2021, Raditya dinyatakan negatif covid. Namun, Raditya belum bisa pulang karena paparan virus covid menimbulkan infeksi pernapasan dan gangguan ginjal.

Kabar tersebut diceritakan istrinya, Joana Alexandra dalam akun instagram pribadinya tanggal 5 Mei 2021. Ia pun meminta dukungan doa dari para netizen. “Kondisinya post-covid dengan komorbid asma, and he is going through a cytokine storm yang menyebabkan hyper-inflamation in his whole body…ditambah lagi ada infeksi bakteri yang lumayan kuat (but not as strong as my Father tentunya!!!!). Oia dan sementara ini Radit lagi CVVH karena ginjalnya lagi kurang berfungsi dengan baik,” tulis Joanna.

Baca juga:  Luangkan Waktu Orang Tua untuk Anak Remaja Mereka agar terbebas dari Narkoba

Kepergian Raditya membuat duka orang. Seperti yang diungkap anak kedua Raditya, Zeraiah Moria yang merasa sedih sekaligus ikhlas melepas kepergian sang ayah. “Dady has gone through enough pain, he is now in peace with God. Things to be mad about: my dad is not there to encourage me, I can’t watch movies and anime with him, and I won’t be able to stay up at night watching movies with him. Things I should be happy about: my dad is in peace and no more pain, God is still in my side forever and ever,” tulis Zeraiah dalam akun instagram sambil memposting foto dirinya bersama sang ayah.

Ucapan duka juga datang dari Daniel Mananta. Dalam instagram pribadinya mengunggah tangkapan layar podcast “Menjadi Utuh dan Asli by Raditya Oloan” sambil mengucapkan rasa duka atas kepergian Raditya.

“Rest In His Love @radityaoloan… you’ve really fought the good fight. Now, let me continue your fight (Kamu benar-benar telah berjuang dalam perjuangan yang bagus. Sekarang, biarkan aku melanjutkan perjuanganmu),” tulis Daniel.

Baca juga:  Penyanyi Rohani John Tanamal Tutup Usia

Perjalanan jadi pendeta

Sebelum menjadi pendeta, Raditya merupakan seorang DJ yang memiliki kehidupan yang kelam. Narkoba, seks bebas, minuman keras lekat dalam kesehariannya. Bahkan ia dan sang istri harus menikah muda pada tahun 2007 lantaran hamil di luar nikah.

Namun rupanya, pernikahannya tersebut menjadi jalan bagi Raditya menuju pertobatan. Ia dan sang istri berkomitmen untuk mengabdikan hidupnya sepenuh waktu di jalan Tuhan.

Tuhan pun mulai memakai Raditya dalam pelayanan media dengan menjadi salah satu host program rohani tahun 2013.

Lambat laun, Raditya mulai menemukan panggilannya dan mulai fokus pada pelayanan anak muda dengan menggunakan media sosial. Secara konsisten ia terus melayani anak-anak muda lewat berbagai konten yang memberkati dan inspiratif serta rohani. Ia kemudian mulai membangun Gereja JKI Muda yang fokus pada pelayanan anak-anak muda.

Dalam keluarga, Raditya pun diberkati Tuhan dengan dikaruniai kehidupan yang harmonis dengan empat orang anak yaitu Zuriel Paris Jedidah, Zeraiah Moria Phinehas, Zoey Havilah Salajena, dan Ziona Eden Alexandra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here