Pesan Menag dalam momen Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih: Perkuat Moderasi Beragama 

0
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Istimewa)

Jakarta – Tahun ini umat muslim dan nasrani bersama-sama merayakan hari besar. Umat muslim merayakan Idul Fitri, sedangkan umat nasrani merayakan Kenaikan Isa Almasih. Hal ini merupakan sebuah sejarah dan begitu istimewa. 

“13 Mei tahun ini menjadi hari istimewa. Saat umat Islam merayakan Idul Fitri, umat Kristen dan Katolik memperingati Kenaikan Isa Almasih. Ini menjadi momen penting untuk terus merajut kebersamaan, rukun dan saling menghargai dalam perbedaan,” ungkap Menag Yaqut Cholil Qoumas seraya menambahkan fenomena ini sebelumnya pernah terjadi pada tahun 1791, 1889 dan 1987. 

Gus Yaqut berharap momen ini bisa semakin merajut nilai kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama. “Pandemi Covid-19 telah mempertajam pemahaman kita bahwa salah satu inti ajaran agama adalah menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Ramadan dan Idul Fitri saat pandemi semakin perkuat nilai kemanusiaan,” katanya. 

Gus Yaqut pun meminta kepada seluruh umat Nasrani yang sedang memperingati Kenaikan Isa Almasih agar dapat menggali makna baik untuk memperkuat moderasi dalam beragama. 

“Selamat memperingati kenaikan Isa Almasih buat umat Kristen dan Katolik. Mari bersama terus memperkuat moderasi beragama untuk kemajuan Indonesia,” pesannya. 

 “Kristen dan Katolik mengajarkan bahwa Tuhan selalu bersama umat di masa yang paling sulit sekalipun. Manusia juga diingatkan untuk tidak hanya mengedepankan kehidupan material, tetapi juga spiritual. Sebab, ada kehidupan setelah kematian,” tambah Gus Yaqut. 

Wakil Bupati Rembang periode 2005–2010 ini juga mengingatkan agar berdoa supaya pandemi Covid-19 bisa segera berlalu. “Tetap terapkan prokes dan disiplin 5M. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu. Amin,” pungkasnya. 

Baca juga:  Bupati Bolaang Mongondow dalam Hari WKI GMIMB: Terus Menjadi Teladan Bagi Sesama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here