Presiden Joko Widodo Buka Perayaan HUT Satu Abad GPdI

0
Jokowi
Tangkapan layar Presiden Jokowi ketika memberikan sambutan sekaligus membuka Perayaan HUT Satu Abad GPdI

Bali – Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GPdI) tahun ini usianya telah mencapai 100 tahun atau satu abad. Pertambahan umur ini pun disyukuri lewat Perayaan HUT Satu Abad GPdI yang dipusatkan di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (30/3/2021).

Meskipun begitu, perayaan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua peserta baik pengisi acara dan panitia telah bebas Covid-19 berdasarkan hasil rapid tes antigen.

Turut hadir Ketua Umum Majelis Pusat (MP) GPdI Pdt John Weol beserta jajaran pengurus MP dan para pimpinan Majelis Daerah (MD) GPdI, Gubernur Bali yang diwakili Kepala Kesbangpol I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, Dirjen Bimas Kristen RI Thomas Pentury, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. KH. Nasaruddin Umar, Kakanwil Kemenag Bali Komang Sri Marheni, Pembimas Kemenag Bali Eva Florida Suimanjuntak. Sementara dari Aras gereja, turut hadir pimpinan dari PGPI, PGLII dan PGI.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) juga turut hadir secara virtual sekaligus membuka Perayaan Satu Abad GPdI. Dalam sambutannya, Jokowi pertama-tama mengucapkan selamat kepada seluruh warga GPdI bisa mencapai usia yang ke-100.

Jokowi mengingatkan kepada jemaat GPdI untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

Baca juga:  Kisah Hodlif Hun Pemilik Perusahaan “Mata Elang”, Menagih Hutang dengan Kasih

“Kita tidak boleh main-main menghadapi covid karena semua orang bisa tertular dan menularkan. Pendeta dan jemaat bisa tertular atau menularkan. Untuk itu kedisiplinan adalah kuncui untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Sekali lagi kuncinya kedisiplinan untuk menjalani protokol kesehatan di ruang publik, rumah dan tempat ibadah,” kata Jokowi.

Lebih jauh, Presiden ke-7 Indonesia ini mengajak seluruh jemaat GPdI tetap optimis dan tidak kehilangan harapan dengan terus bekerja serta mendoakan bangsa agar bisa melewati pandemi sekaligus bisa kembali melanjutkan agenda penting banga untuk mewujudkan Indonesia maju.

“Saya berharap ibadah syukur dapat menjadi landasan penting untuk memperkokoh gereja dan seluruh jemaat agar terus tumbuh menjadi umat yang terang dan mulia,” harapnya.

Jokowi juga mengajak jemaat GPdI untuk ikut menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk. “Saya juga ingin mengingatkan warga Pantekosta bahwa negara kita adalah negara besar yang majemuk, memiliki keberagaman dari sisi agama, suku, bahasa, budaya. Ini adalah anugerah yang perlu disyukuri bersama. Kita harus mampu menjaga, merawat kemajemukan ini dalam bingkai persatuan dan kesatuan NKRI,” pinta Jokowi.

Baca juga:  Lembaga Keumatan Kristen Berikan Kekuatan pada Keluarga Menkumham Yasonna Laoly

Terkait teror bom yang terjadi di Makassar, Jokowi meminta jemaat GPdI untuk tetap tenang dan terus ikut memberantas upaya radikalisme. “Terorisme adalah kejahatan kemanusiaan. Kita tidak boleh takut, kita harus bersama-sama melawan radikalisme dan terorisme yang tidak ada kaitannya dengan agaama apapun. Semua agama mengajarkan cinta kasih kepada sesama dan semua makhluk cipataan Tuhan,” tuturnya.

Diakhir, Jokowi kembali mengucapkan selamat kepada seluruh jemaat GPdI sekaligus membuka Perayaan Satu Abad GPdI. “Dengan memohon anugerah Tuhan, perayaan seabad Pantekosta, saya buka,” kata Jokowi yang disambut tepuk tangan para tamu undangan yang ada di Bali Nusa Dua Convention Center.

Selain Jokowi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga turut hadir secara virtual. Yaqut mengatakan usia seadab GPdI merupakan bukti konkrit bahwa GPdI adalah gereja yang sehat dalam pengajaran, penata layanan dan kemandirian pendanaan.

“Mencapai usia seabad merupakan satu perjalanan yang panjang, di mana sepanjang perjalanan itu GPdI telah melewati berbagai tantangan dan pergumulan. Tantangan dan pergumulan ini hendaknya dimaknai sebagai suatu proses pendewasaan yang membawa GPdI menjadi gereja yang matang dalam pelayanan, pengalaman, dan rorganiasi,” ungkap Yaqut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here