Ps Conrad Supit dan Visi “Victorious Family” Sejak Tahun 1992

0
GBI Vifa
Nama GBI REM dipakai Ps Conrad di awal pelayanan untuk menghormati sosok Bapak Rachmat. Kemudian sejak Mei 2019, Ps Conrad mulai memakai nama Victorious Family agar sejalan dengan visinya "Victorious Family" sejak tahun 1992. (Foto: dok sekretariat GBI Victorious Family)

Jakarta – Nama bisa saja berubah atau diganti, tapi visi tidak bisa. Semisal diberitakan okezone.com, Jumat (19 Maret 2021), di Taiwan banyak orang mengganti nama untuk supaya mendapatkan makanan gratis. (Judul beritanya: Demi Makan Sushi Gratis, Puluhan Orang Ganti Nama Menjadi “Salmon”).

Sedangkan visi tidak dapat diganti. Pasalnya visi merupakan gambaran besar atau gambaran secara keseluruhan apa yang ingin dicapai oleh seseorang. Bila visi berubah atau diganti maka apa yang ingin dicapaipun otomatis berubah.

Seseorang yang mendapatkan visi dari Tuhan, bisa saja mengganti nama yang dipakainya sejak awal untuk mempercepat pencapaian dari visi yang ada.

Begitulah Ps. Abraham Conrad Supit atau lebih dikenal dengan nama Ps Conrad Supit menjalankan visinya. Sejak keputusannya untuk menjadi seorang gembala jemaat, sudah terpatri dalam berbagai gerak dan langkah pengembalaannya untuk mencapai visi dari Tuhan yang diberikan kepadanya. Visi itu bernama “Victorious Family” atau “Keluarga Berkemenangan.”

Pada 15 Maret 1992, Ps. Conrad Supit memulai pengembalaan dengan menggunakan nama Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rahmat Emmanuel Ministry dengan didampingi kata yang merupakan visi “Victorious Ministry” atau “Keluarga Berkemenangan.”

Visi yang diberikan oleh Tuhan kepada Ps. Conrad Supit, tidaklah asal. Tetapi bertolak dari keluarganya yang berantakan dan perlu dimenangkan bagi Tuhan untuk kemuliaan nama Tuhan.

“Keluarga saya dulu berantakan, ketika bertobat, Tuhan memberikan visi untuk dijalankan. Visi itu adalah ‘Victorious Family’dengan tujuan agar (keluarga) saya bisa dimenangkan bagi Tuhan dan untuk kemuliaan nama Tuhan,” katanya.

Ps. Conrad Supit menjelaskan, penggunaan nama GBI REM, sebenarnya sebagai bentuk penghormatan kepada seorang yang bernama Rachmat. Pasalnya Rachmat lah yang mendorongnya untuk menjadi seorang gembala. Tidak hanya itu, Rachmat juga yang menyediakan semua kebutuhan pengembalaan, sehingga bisa terlaksana ibadah perdana pengembalaan, Ps. Conrad Supit.

Baca juga:  Menteri Agama Imbauan Peringati Imlek dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Sebgai informasi, Ps. Conrad Supit mendapatkan berbagai fasilitas dari seorang yang bernama Rachmat. Saat itu Rachmat meminjamkan Gedung yang berada di Jl. Tanah Abang II, Jakarta Pusat, kepada Ps. Conrad Supit, termasuk alat musik dan berbagai fasilitas pendukungnya. (Untuk tahu lebih jelas tentang Rachmat, bisa baca di Vifamedia dengan judul: Nubuatan Reinhard Bonnke kepada Ps Abraham Conrad Supit yang Kini Jadi Kenyataan).

“Saya pakai nama ‘Rahmat’ untuk menghormati Bapak Rachmat. Saya tambah kata ‘Emmanuel’ artinya Allah beserta kita. Dan kata ‘Ministry’ artinya pelayanan. Tetapi sebenarnya saat itu Tuhan sudah kasih visi ‘Victorious Family’. Itu sebabnya dalam logo nama GBI REM saya kasihkan pita yang di dalamnya ada tulisan ‘Victorios Family’, Itulah visi yang Tuhan berikan,” urainya dan berharap pembaca paham kenapa ada nama GBI REM diawal-awal pelayanan pengembalaannya.

Seiring dengan waktu berjalan, diakui Ps. Conrad Supit Tuhan terus mengingatkannya untuk menggunakan visi yang Tuhan berikan tidak sebatas visi tetapi juga sebagai nama gereja. Pasalnya visi yang Tuhan berikan padanya itu, perlahan tapi pasti sudah menjadi kenyataan.

Diungkap Ps. Conrad Supit, saat ini keluarga besarnya sudah bertobat menjadi pengikut Kristus. Bahkan lebih dari itu, mayoritas anak-anaknya sudah menjadi pendeta-gembala jemaat di GBI.

“Tahun 2014 GBI REM berpindah ke Ps Joshua Supit (putra ketujuh Ps. Abraham C Supit) dan saya mulai menggunakan nama gereja ‘Victorious Family.’ Tapi 2 tahun kemudian, Ps Joshua mengembalikan GBI REM kepada saya karena ia telah menemukan visi untuk pengembalaannya, yang diberi nama Forward Living Church,” kata Ps Conrad Supit.

Baca juga:  Pertolongan Tuhan Datang Ketika Berserah

Ketika dikembalikan Ps. Joshua Supit, nama GBI REM yang memiliki latar belakang digunakan sebagai bentuk penghargaan langsung dipakai Kembali Ps. Conrad Supit, menggantikan nama GBI Victorious Family yang merupakan visi jelas dari Tuhan.

“Pada saat itu sebenarnya Tuhan sudah mengingatkan saya untuk tetap menggunakan nama ‘Victorious Family’ dan tetap melepas serta meninggalkan nama GBI REM. Tapi saat itu ada orang-orang yang terus berkata pakai kembali GBI REM,” terangnya.

Semua Tuhan atur dengan cara-Nya, kata Ps. Conrad Supit, bagaimana untuk melepaskan dan meninggalkan nama GBI REM yang tidak punya hubungan dengan visi yang Tuhan telah berikan kepadanya yaitu “Victorous Family.”

Lewat sebuah peristiwa, pada 4 Mei 2019 Tuhan sendiri yang mengembalikan “Victorious Family” agar tidak sekedar menjadi visi tetapi digunakan sebagai nama pengembalaan Ps. Conrad Supit.

“4 Mei 2019 saya lepas GBI REM. Bagi saya itu cara Tuhan supaya saya memakai nama GBI Victorious Family. Berkali-kali Tuhan ingin saya ‘tanggalkan’ nama GBI REM dan menggunakan nama GBI Victorious Family. Puji Tuhan, saat ini Tuhan sudah mengatur dengan baik dan menjadikan visi Victorious Family sebagai nama dari pengembalaan saya sekarang,” paparnya.

“Kalau ada yang bilang saya founding fathers GBI REM silahkan. Tapi saya sudah lepas dan tidak ada kaitannya lagi dengan GBI REM, karena visi Tuhan kepada saya Victorious Family atau Keluarga Berkemenangan,” tegas Ps Conrad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here