Rakerda DPD API Banten Dibuka Pembimas Kristen Banten

0
Rakerda DPD API Banten
Pembimas Kristen Banten, Pdt. Junet Sihombing membuka Rakerda DPD API Banten. Nampak Wakil ketua I API DPD BANTEN Pdt. Andreas Tarmudji (Jas hitam)

Serang – Pembimas Kristen Kanwil Kementrian Agama Provinsi Banten Pdt. Junet Sihombing mengajak para anggota DPD Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Banten bersinergi dalam berbagai kegiatan. Hal tersebut ia ungkapkan saat membuka membuka Rakerda DPD API Banten di GPR Ebenhaezer, Serang, Selasa (25/5/2021).

“Saya mengajak seluruh pengurus API DPD Banten untuk bergerak dan berjalan bersama-sama kedepan, supaya kita memiliki sinergitas yang baik. Saya ucapkan selamat mengadakan Rakerda,” pesannya.

Turut hadir, kepala Kesbangpol Provinsi Banten yang diwakili oleh Sugiono, Ketum DPP API Pdt. Harsanto Adi, Wakil ketua I DPD API Banten Pdt. Andreas Tarmudji, Sekda API DPD Banten Pdt. Herryli Engka, para pengurus DPD API Banten dan para pendeta yang berada di sekitar Banten Barat.

Ketum DPP API Pdt. Harsanto Adi bersyukur Indonesia memiliki founding father yang menetapkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara. Ia mengajak para anggota API juga memiliki semangat yang sama seperti para founding father.

Baca juga:  API DPC Luwu Utara Turun Tangan, Izin GBT Keluar

“Yang perlu diingat, di organisasi API ini kita bersama-sama membangun hamba Tuhan sekaligus mencintai tanah air nya. Kalau di Islam ada Islam Nusantara, seharusnya ada juga Kristen Nusantara. Artinya kita Kristen bukan karena Eropah dan Israel, tetapi karena kaki kita nancap di bumi Indonesia. Jadi mari kita memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa Indonesia ini,” kata Pdt. Harsanto.

Sugiono, perwakilan dari kepala Kesbangpol Pemprov Banten mengajak para anggota API untuk bisa terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Salah satu caranya terus bersinergi dengan pemprov, pemkot maupun pemda Banten dalam hal pembangunan daerah.

Di sisi lain, Wakil Ketua I DPD API Banten, Pdt. Andreas menjelaskan salah stau program unggulan yang sedang dikerjakan yaitu ketahanan pangan API. Menurutnya ada tiga tujuan dari program ketahanan pangan API.

Pertama, untuk mengembangkan SDM. Kedua, untuk menumbuhkan semangat baru sebagai pelaku usaha UKM. Ketiga, untuk mengembangkan potensi daerah dengan mengajarkan bagaimana cara mengolah dan memanfaatkan produk loka, seperti daun kelor, temulawak dan lain-lain.

Baca juga:  Asosiasi Pendeta Indonesia DKI Belajar Bisnis Pertanian

“Kita harus menjadi kader-kader kesehatan jasmani dan rohani, juga menjadi kader kesehatan bumi, udara, dan air,” katanya kepada media ini usai Rakerda.

Saat ini API juga membantu para pelaku UKM yang baru dalam mengurus legalitas produk UKM nya, asal setiap pelaku usaha sudah mengikuti pelatihan penyuluhan pangan, punya produk, punya SKDU (Surat keterangan domisili usaha), IUMK (Izin usaha mikro kecil), dan NIB (Nomor induk usaha).

“Kalau sudah memenuhi syarat di atas, kita berhak mengajukan PIRT (Pangan industri rumah tangga), mengurus sertifikat halal, dan BPOM. Dalam hal ini kita siap membantu mereka,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Rakerda ini digelar untuk membahas semua program API, baik program jangka pendek maupun jangka panjang. *hry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here