Refleksi Natal GMDM : Indonesia dimasa pandemi dan akhir tahun 2020 bebas narkoba ?

0
Ilustrasi : Jefry T Tambayong, S.H., S.Th., Ketua Umum GMDM

JAKARTA – Indonesia yang saat ini gencar memerangi pandemi covid 19, tentu juga mempunyai salah satu masalah yang masih dan terus diperangi oleh seluruh komponen bangsa ini, perang terhadap penyalahgunaan Narkoba. Masyarakat Indonesia belom lepas dari narkoba. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat mengalami tingkat stress tinggi akibat menghadapi masa Pandemi covid 19 yang mengganggu setiap sektor kehidupan masyarakat. Hal inilah menjadi salah satu penyebab banyak yang lari kepada narkoba untuk menenangkan diri mereka, walaupun cara tersebut salah dan akan menimbulkan kematian.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Presidium FOKAN dan Ketua Umum GMDM (Gerakan Mencegah Daripada Mengobati) Jefry T Tambayong, S.H., S.Th., disela-sela waktunya ketika diwawancarai oleh Vifa Media melalui media sosial WhatsApp, Kamis (24/12/2020).

Narkoba ditengah pandemi. Sumber : BNN Indonesia

“Menurut saya pemerintah sudah sangat tegas menindak pelaku narkoba. Irjen Pol.Drs. Arman Depari yang menjabat sebagai Deputy pemberantasan narkoba BNN, Krisno Siregar selaku direktur bagian 4 Bareskrim bagian Narkoba, Brigjen (Pol) Mutfi Djufri dari direktorat Narkoba Mabes Polri dan semua jajaran aparat BNN dan Polri ditambah dengan bantuan dari Dinas Bea Cukai sudah membantu dan menindak tegas bandar-bandar Narkoba dan peredaran nya,” ujarnya.

Logo Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM).

GMDM sendiri tahun ini sudah maksimal dalam menjalan tugas penyuluhan dan mendukung program pemerintah di dalam pemberantasan narkoba. Ditengah keterbatasan saat ini akibat pandemi Covid 19, GMDM terus memberikan penyuluhan melalui media sosial. Disamping itu GMDM juga turut membantu program pemerintah melalui pembagian sembako kepada masyarakat yang kurang mampu, masker untuk mencegah persebaran Covid 19. Menurut pengakuan Jefry, kegiatan GMDM walaupun masa Pandemi,masih padat dari bulan Januari sampai Desember 2020. “Kami melakukan pengkaderan dan penyuluhan dr tingkat provinsi, kota bahkan sampai kecamatan dan kelurahan. Melihat hal ini, tentu nya GMDM masih tetap eksis dalam mendukung program pemerintah melawan Narkoba,” katanya menjelaskan tentang kegiatan GMDM selama 2020 ini.

Baca juga:  Menag Yaqut Cholil, Mengutip Matius 22 : 27 – 40 di Pemaparan Materi Sidang MPL-PGI

Jefry memberikan apresiasi kepada penunjukan ketua Badan Narkotika Nasional atau BNN yang kini dijabat oleh Irjen. Pol. Petrus Reinhard Golose, mantan Kapolda Bali yang kini resmi menjabat sebagai Kepala BNN baru. Dirinya mengharapkan semua jajaran BNN lainnya untuk bekerja sama memerangi narkoba di Indonesia. Jeffry juga menghimbau agar BNN memberikan rehabilitasi kepada para pecandu narkoba agar mereka lepas dan sembuh. Program rehabilitasi menurutnya harus selaras dan sejalan. “Menurut saya ornamen BNN harus semakin kompak didalamnya dan juga akan terobosan baru untuk program kerja kedepan,”harap Jeffry.

Baca juga:  Rakernas ke 5 PEWARNA Indonesia: Siap Berkarya

Melalui semua media social yang ada (Facebook, Instagram, WhatsApp dan lain-lain) GMDM terus memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai dampak dan bahayanya narkoba. Hal ini dilakukan supaya ada aware atau kepedulian dari masyarakat mengenai masalah ini. Bahkan GMDM memiliki tag line #guebencinarkoba, mengajak untuk perangi, membenci dan memberantas narkoba,sehingga lingkungan hidup menjadi bersih dan sehat.

Dalam memasuki perayaan natal dan tahun baru 2021, Jeffrey dan GMDM mengajak masyarakat untuk tetap semangat,membawa damai sejahtera natal ditengah lingkungan masing-masing. GMDM juga menghimbau agar turut menjaga keamanan dan mendukung program pemerintah memerangi pandemi covid 19 dan juga perang terhadap penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Hal ini dikatakan Jefry karena korban penyalahgunaan narkoba sama jumlahnya dengan korban covid 19. Jika masyarakat bisa membawa damai sukacita Natal dan menjaga ketertiban,maka imun tubuh dari tiap individu masyarakat akan naik dan menjadi kuat serta sehat.

Diakhir wawancaranya, Jefrey menghimbau untuk masyarakat tetap semangat memasuki tahun 2021 dengan terus perang terhadap penyalahgunaan narkoba dan membantu program rehabilitasi bagi mereka yang sudah terkena sehingga bisa sembuh dari narkoba.

“Jika ada kebersamaan dan persatuan antar masyarakat,tentunya akan tercipta damai sejahtera dan sukacita, sehingga hal tersebut membuat berkat-berkat Tuhan tercurah bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya mengakhiri wawancara via rekam suara WhatsApp. (Jaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here