Ripin Suma (UKMJ) : Kalau Mau Bertahan dimasa Pandemi, Harus Kreatif, Jangan Malu Belajar

0
Ripin Suma (UKMJ)

Tangerang – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan oleh pemerintah pusat untuk Jawa-Bali diawal tahun 2021 ini mempunyai dampak yang besar bagi kehidupan perekonomian rakyat, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Dengan adanya pembatasan waktu dan ruang, belum lagi jarak antara penjual dan pembeli, tentunya sangat mempengaruhi income dari para pelaku UMKM. Hal ini menjadi perhatian dari salah seorang pemerhati UMKM yang juga koordinator dari Usaha Kecil Menengah Jemaat atau UKMJ, Ripin Suma S.E., M.A., ketika wawancara untuk chanel Youtube Vifa Media, Kamis sore (28/01/2021).

Ripin menjelaskan mengenai PPKM berpengaruh dengan UMKM untuk daerah Jakarta dan sekitarnya dan juga untuk di Indonesia. “Sangat berpengaruh jelas, terutama untuk pelaku market yang buka warung, toko dan lainnya karena jam operasional dan bukan hanya itu saja, orang yang mau belanja pun juga agak takut mengingat tambah tinggi angkat kasus covid 19,” ujarnya.

Memasuki krisis tahun Tahun 2020 dan sekarang baru awal 2021, Ripin menjelaskan bahwa secara global bisnis menurun. Akan tetapi menurutnya, ada kenaikan khususnya di bidang UMKM yang menanggapi situasi tersebut dengan merubah cara marketing dari konvensional beralih kepada digital system atau secara online. “Segala macam jenis usaha, salah satunya mengkreasi makanan-makanan rumahan, justru banyak peminat orang belanja makanan melalui online. Cara tersebut justru berhasil dibidang UMKM di masa era pandemi ini, “ katanya.

Baca juga:  KEPITING CAK GUNDUL, MENJADI KESUKAAN PARA PENCINTA KULINER KEPITING

Ketika ditanya apakah ada kiat-kiat khusus dalam menghadapi masa sulit seperti ini, Ripin Suma mengatakan kita harus punya hikmat dari Tuhan dan tentunya harus berdoa. Ada hal-hal yang baru yang dalam kehidupan masyarakat saat ini. Ripin Suma menjelaskan bahwa pelaku UMKM harus dapat melihat situasi sekarang ini justru banyak peluang. Banyak para pelaku bisnis raksasa sekarang ini justru jatuh dan mulai masuk ke market kebawah.”Banyak yang fokusnya kepada kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat umum contohnya APD, masker, obat-obatan, yang berkaitan dengan Kesehatan,”jelasnya. Kemudian Ripin menjelaskan dibidang pangan, yang sangat dibutuhkan sekarang ini adalah selain makanan bergizi untukmenjaga stamina, buah-buahan sebagai sumber vitamin C & E bisa menjadi bisnis sangat bagus.”Saya merintis bisnis start up dari nol dan sekarang terjadi lonjakan omset yang sangat besar. Toko buah biasa harus menyiapkan AC dan lain-lain, sedangkan toko buah online kita bisa siapkan melalui promosi online tanpa barus menyewa tempat yang mahal dan sebagainya,”ujarnya sembari mempromosikan usaha yang Ripin rintis melalui jalur online.

Melihat bagaimana keadaan umat yang juga berdampak dengan pandemi dan kebijakan PPKM ini, apakah gereja sudah bisa membantu dan memberikan solusi untuk mereka, Ripin menjelaskan bahwa kadang sistem politik dan ekonomi bisnis jika dibicarakan di gereja merupak dua hal yang tabu. Pemimpin gereja menurut Ripin harus memberikan pelatihan dan Pendidikan wirausaha agar jemaat bisa bertahan hidup dan ada ketahanan pangan kedepannya. Hal ini Ripin katakan bahwa belum tentu tahun 2021 bisa berjalan dengan baik.

Baca juga:  Seminari Bethel Jakarta Jelaskan Kronologi 36 Mahasiswa Positif Covid-19

Untuk wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya, Ripin Suma membantu memberikan pelatihan dan perlengkapan pengetahuan mengenai usaha kepada jemaat. Salah satunya Ripin memberikan pengetahuan mengenai Budidaya Lele dan Kankung dalam ember ( Budileka Damber). Dari pemberdayaan lahan sempit itu, bisa berkembang dan juga bisa membuka restoran ikan lele yang bisa mengembangkan usaha UMKM itu sendiri.

Diakhir wawancaranya, Ripin berpesan untuk selalu : Ora Et Labora, berdoa, bersabar dan selalu minta hikmat dari Tuhan untuk mengambil tindakan usaha kedepannya. Selain itu juga diperlukan ide-ide kreatif yang menurut Ripin, perlu ada kerjasama semua pihak agar kegiatan UMKM semakin berkembang ditengah masa PPKM saat ini. Banyak contoh yang Ripin jabarkan mengenai orang-orang yang tadinya program kerjanya ditolak banyak pihak, namun disaat pandemic seperti ini, dipakai jasanya. “Minta hikmat dari Tuhan supaya ada ide-ide dan cara yang baru untuk mendatangkan income yang luar biasa. Masih banyak pelaku UMKM yang semakin kaya karena mereka punya kreartifitas dalam melakukan usahanya,” ujarnya.

Ripin juga sebelum mengakhiri pemaparannya mengatakan bahwa dirinya akan membuat program baru, yaitu bazaar secara online. “Kedepan kami akan melakukan program bazaar online. Untuk waktunya kapan, tinggal tunggu saja program kami,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here