Ritson Manyonyo: Masih Banyak Pikiran ‘Kotor’ Terhadap Kaum Difabel

0
Ritson Manyonyo
Ritson Manyonyo seorang tunantera yang tetap semangat berkarya. (Foto: Facebook Ritson Manyonyo)

Jakarta – Kaum difabel seringkali dipandang sebelah mata. Mereka dianggap kaum yang lemah dan tidak berdaya. Seorang difabel yang telah memiliki sebuah buku berjudul “Elsafan Ritson Manyonyo”, Ritson Manyonyo mengatakan anggapan bahwa kaum difabel lemah adalah ungkapan yang salah.

“Tunanetra (kaum difabel) bisa jadi apa saja sebenarnya. Tapi yang membuat tidak bisa adalah pikiran ‘kotor’ dari orang sekitar,” tegas Ritson dalam sebuah acara yang disiarkan secara live melalui kanal Youtube Lembaga Alkitab Indonesia, Selasa (23/3/2021).

Baca juga:  Rayakan ThanksGiving 2020: Menjadi Trend untuk mengucap syukur kepada Tuhan dan Keluarga.

Menurutnya, sudah saatnya orang merubah mindset soal kaum difabel. Berikan ruang agar mereka bisa meraih kesuksesannya.

“Tunanetra sebenarnya manusia biasa juga sama seperti yang lain. Orang buta itu hanya buta secara penglihatan (bukan buta hati), tapi orang yang melihat juga banyak yang ‘buta’,” ungkapnya.

Kaum tunanetra, kata Ritson tetap bisa melihat meskipun dengan cara yang berbeda yaitu melalui indera peraba, pendengaran dan penciuman.

Baca juga:  Doa Puasa Pengurus Ester GBI VIFA : Konsolidasi dan Berdoa untuk Bangsa Indonesia

Ritson mengajak para kaum difabel untuk terus semangat menjalani hidup dan semakin dekat dengan Tuhan. Seperti dalam Roma 12:12. “Ayat tersebut mengajarkan saya untuk terus berharap pada Tuhan,” katanya.

Kini, Ritson melayani para kaum difabel melalui Yayasan Tunanetra Elsafan yang ia dirikan bersama beberapa temannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here