Sekjen Kemenag, Buka Sidang Sinode Ke-38 GPM

0
Sekjen Kemenag Nizar Ali saat membuka Sidang Sinode GPM ke 38 (Foto : dok. Kemenag)

Jakarta – Sidang sinode ke-38 Gereja Protestan di wilayah Maluku dengan tema, “Beritakanlah Tahun Rahmat Tuhan Telah Datang dan Kerjakanlah Keselamatanmu”,  pada, Senin (08/02/2021), dibuka Sekjen Kementerian Agama, (Kemenag) Nizar Ali untuk mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

Seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Sidang sinode  ke-38 ini dihadiri juga Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Gubernur Maluku Utara, Kakanwil Kemenag Maluku, Jamaludin Bugis, Perwakilan DPRD, Forkopimda, tokoh Agama dan seluruh jajaran sinode GPM serta undangan sidang Sinode ke-38. 

Pembukaan ditandai dengan penyiraman air ke dalam pot bunga, hingga pohon bunga tumbuh mekar menjulang.

“Budaya pela gandong yang merupakan bingkai pemersatu antara orang-orang Maluku perlu terus dilestarikan sehingga Provinsi Maluku bisa menjadi contoh toleransi di Indonesia,” kata Nizar Ali yang membacakan sambutan tertulis Menag Yaqut Cholil Qoumas, di gereja Maranatha, GPM, kota Ambon.

Baca juga:  67 Tahun Lembaga Alkitab Indonesia, Terus Berkaya Wartakan Tugas Mulia dari Tuhan

“Provinsi Maluku adalah provinsi yang bukan saja terkenal dengan keindahan alam dan hasil  buminya. Provinsi Maluku juga dikenal dengan toleransi beragama yang tinggi, di mana masyarakatnya hidup dalam rukun dan damai, saling menghargai dan menghormati satu dengan lainnya,” kata Nizar.

Tambahnya, kerukunan umat beragama yang juga menjadi pilar nasional harus terus menerus dipelihara dari waktu ke waktu. 

“Kearifan lokal merupakan kebiasaan setempat yang tercipta dari hasil adaptasi suatu komunitas yang berasal dari pengalaman hidup yang dikomunikasikan dari generasi ke generasi,” tambah Nizar.

Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail mengucapkan selamat datang di Ambon Manise kepada Sekjen Kemenag RI Nizar Ali, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury beserta rombongan.

Baca juga:  Ibadah Pengutusan dan Penerimaan Pendeta Dilaksanakan di GMIM Baitel Kema 2 Sulut

“GPM telah berkiprah di Maluku dan Maluku Utara dalam membangun umat, hingga pada tingkat global,” kata Murad Ismail.

Irjen Pol (Purn) Murad Ismail berharap GPM terus tumbuh menjadi gereja dihati bangsa. Membangun ketahan sosial, merajut toleransi dan membina perdamaian serta mewujudkan kemaslahatan bersama.

“GPM harus mampu membuat program pelayanan yang peka terhadap realitas zaman. Bekerjasama dengan pemerintah, agar lebih inovatif, kreatif dan mampu berkompetisi diberbagai sektor,” pesan Murad Ismail.

“Selamat Sidang ke-38 Sinode, Gereja Protestan Maluku (GPM), semoga terus membawa kebaikan pada sesama di jalan Tuhan,” tutup Gubernur Maluku. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here